Palembang, PScom – Suasana Pelabuhan Boom Baru, Palembang, mendadak tegang pada Senin (27/10/2025). Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Bareskrim Polri terlihat turun langsung ke lokasi. Targetnya bukan sembarang kapal melainkan Kapal Patroli KPLP KNP 4010, aset anyar milik Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Palembang.
Melansir media Rmolsumsel Kedatangan penyidik Bareskrim Polri ini bukan tanpa alasan. Kapal yang disebut-sebut memiliki nilai fantastis itu tengah menjadi sorotan karena dugaan adanya tindak pidana korupsi dalam paket pengadaannya. Pemeriksaan dilakukan secara langsung di area dermaga Boom Baru, di bawah penjagaan ketat aparat dan sejumlah petugas pelabuhan.
Informasi kedatangan tim penyidik dibenarkan oleh sumber internal yang enggan disebut namanya.
“Di Boom Baru ada tim Bareskrim memeriksa kapal patroli KPLP KNP 4010, sepertinya terkait masalah paket pengadaan,” ujar sumber tersebut dengan nada hati-hati.
Namun, suasana semakin misterius ketika pihak KSOP Palembang memilih bungkam. Kepala Bidang Keselamatan Berlayar KSOP Kelas I Palembang, Zainuddin, saat dikonfirmasi enggan membeberkan detail pemeriksaan.
“Konfirmasi dulu ke Humas KSOP saja, Bang,” singkatnya, menambah ketegangan di tengah isu yang beredar.
Dari data yang dihimpun, kapal patroli KPLP KNP 4010 merupakan aset baru yang diproduksi oleh PT Tri Ratna Diesel Indonesia pada tahun 2023. Kapal ini diklaim memiliki spesifikasi unggul dengan panjang 17 meter, dua mesin berkekuatan 2 x 500 HP, dan kecepatan maksimum mencapai 24 knot. Dalam kondisi normal, kapal tersebut berfungsi sebagai armada strategis penjaga laut dan pantai di wilayah kerja KSOP Palembang.
Namun kini, kapal canggih itu justru menjadi pusat perhatian dan pemeriksaan intensif. Bau dugaan korupsi mulai menyeruak, menimbulkan tanda tanya besar apakah kapal yang didesain menjaga laut Palembang justru menjadi “kapal karam” di tengah badai penyelidikan hukum?
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak KSOP Kelas I Palembang maupun dari Bareskrim Polri terkait hasil pemeriksaan maupun arah penyelidikan dugaan korupsi pengadaan kapal tersebut.
Satu hal yang pasti, sorotan publik kini tertuju pada dermaga Boom Baru tempat di mana kapal yang seharusnya berlayar menjaga keamanan laut, justru tengah “berlabuh” dalam pusaran kasus yang beraroma skandal.













