Nunggak Sewa Bedengan 6 Bulan, Kakak-Adik Yatim di Palembang Butuh Uluran Tangan

Palembang, Palembangsekilan.com — Di sudut sebuah lorong sempit kawasan Jalan Kasnariansyah, Lorong Masjid Al-Ikhlas, Kecamatan Ilir Timur 1, Kota Palembang, Rizky Adi Ramadhan (16) harus memikul beban hidup yang teramat berat di usia remajanya.

Siswa kelas 1 SMA ini kini menjadi satu-satunya tulang punggung dan pengayom bagi adik kandungnya, Farel Alzailani, yang masih duduk di kelas 5 SD.

Duka mereka seakan tak bertepi. Ibunda tercinta telah berpulang ke Rahmatullah pada September 2025. Belum kering luka kehilangan sang ibu, beberapa hari lalu sang nenek yang selama ini mereka rawat dan menjadi tempat bersandar, juga meninggal dunia.

“Ibu sudah meninggal tahun lalu, dan baru beberapa hari kemarin nenek juga menyusul meninggal dunia,” tutur Rizky saat ditemui di kediamannya, Palembang, Selasa.

Kini, Rizky dan adiknya tinggal berdua di sebuah rumah bedengan sederhana. Status tempat tinggal itu pun dibayangi kecemasan karena sewa rumah sudah menunggak selama enam bulan.

Kedua kakak beradik ini praktis berjuang sendiri tanpa pendampingan orang tua. Sang ayah pergi ke Jakarta sejak pertengahan 2025 bersama adik bungsu mereka. Sebelum berangkat, sang ayah sempat mengajak Rizky untuk ikut, namun ia memilih bertahan di Palembang demi merawat nenek dan mendampingi adiknya, Farel. Sejak saat itu, komunikasi terputus total tanpa ada kabar berita.

Untuk menyambung hidup dan memenuhi kebutuhan sehari-hari, Rizky mengandalkan penghasilan dari jasa mengojek. Setiap subuh, ia mengantarkan sang bibi ke pasar.

Namun, mata pencaharian satu-satunya itu kini terancam terhenti. Sepeda motor tua yang diandalkannya mengalami kerusakan parah dan belum memiliki biaya untuk diperbaiki.

Di tengah impitan ekonomi dan ketidakpastian masa depan, Rizky menyimpan harapan besar agar mendapat perhatian serta bantuan dari pemerintah daerah setempat. Ia bermimpi dapat terus melanjutkan pendidikannya di bangku sekolah tanpa terus dibayangi rasa cemas akan biaya hidup dan tempat tinggal.

Baca Juga :  Lanal Palembang Gembleng Satpam BI Sumsel Hadapi Skenario Krisis dan Huru-Hara

Keadaan Rizky dan adiknya memerlukan uluran tangan dan perhatian dari dinas sosial serta pihak terkait di Kota Palembang agar hak pendidikan dan kesejahteraan anak-anak ini tetap terpenuhi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *