Kades Mekar Jaya Dilaporkan Guru Muda ke Polda Sumsel, Diduga Paksa Guru SMA Berhubungan Hingga Hamil

BANYUASIN, Palembangsekilan.com— Aroma skandal menguar dari Kabupaten Banyuasin. EMT (29), seorang guru yang sehari-hari mengajar di SMA Negeri 1 Muara Sugihan, terpaksa melangkahkan kaki ke Polda Sumatera Selatan dengan hati bergetar, membawa beban aib yang mengiris batin. Didampingi kuasa hukumnya, Valen Satria, SH, ia resmi melaporkan inisial AMD, seorang Kepala Desa Mekar Jaya, Kecamatan Muara Sugihan, yang juga dikenal sebagai rekan kerjanya.

Valen mengungkapkan, laporan tersebut telah teregister dalam Surat Laporan Polisi Nomor: LP/B/1093/VIII/2025/SPKT/POLDA SUMATERA SELATAN, tertanggal 08 Agustus 2025. Dugaan yang diarahkan kepada AMD bukan perkara sepele  tindak pidana kekerasan seksual (kekerasan secara fisik) yang berujung pada kehamilan EMT, kini memasuki usia lima bulan.

“Menurut keterangan yang disampaikan, AMD adalah rekan kerja kliennya di SMA Negeri 1 Muara Sugihan,” tegas Valen.

Peristiwa ini bermula pada Kamis, 27 Februari 2025. Kala itu EMT baru saja pulang dari mendampingi acara P5 di Jakabaring, Palembang. Tubuhnya lelah, tenaganya terkuras. Di tengah kondisi itu, sebuah telepon dari AMD masuk. Ia mengajak EMT untuk menginap di rumah saudaranya.

Keesokan harinya, Jumat, 28 Februari 2025 sekitar pukul 05.30 WIB, AMD menghampiri EMT yang masih terbaring lemah. Di saat itulah, dugaan aksi tak terpuji terjadi. AMD memaksa untuk berhubungan badan. EMT menolak, namun bujuk rayu disertai janji manis akan menikahi dan bertanggung jawab membuat benteng pertahanan runtuh.

“Setelah persetubuhan yang pertama, lalu terjadi lagi persetubuhan yang kedua pada 25 Maret 2025 dan sekarang korban hamil 5 Bulan. Maka dari itu, atas kejadian tersebut korban mendatangi SPKT Polda Sumsel untuk menuntut keadilan,” pungkas Valen, menutup pembicaraan dengan nada tegas.

Kasus ini kini menunggu langkah hukum berikutnya. Di tengah sorotan publik, nama baik, masa depan, dan harga diri dipertaruhkan menjadi babak dramatis yang mengguncang jagat pendidikan dan pemerintahan desa di Banyuasin.

Baca Juga :  DIDUGA ADA ARENA JUDI SABUNG AYAM, WARGA TULUNG SELAPAN  KAB OKI RESAH ! 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *