Respons Cepat DA Club 41 Selamatkan Pengunjung yang Alami Serangan Jantung

Palembang — Seorang pengunjung Diskotik DA Club 41 Palembang berinisial FA (61) dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu dini hari. Korban diduga meninggal akibat sakit jantung yang telah lama dideritanya. Informasi tersebut sekaligus membantah isu yang sempat beredar di tengah masyarakat terkait dugaan kematian akibat overdosis narkoba.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 10 Januari 2026 sekitar pukul 01.00 WIB di Diskotik DA Club 41 yang berlokasi di Jalan Kolonel H. Burlian KM 7,5, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami, Palembang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui bernama Faisol Abson (61), warga Dusun III RT 01 Desa Tebat Agung, Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim. Saat kejadian, korban datang bersama seorang perempuan yang belakangan diketahui merupakan istrinya.

Sekitar pukul 01.15 WIB, dua orang petugas keamanan DA Club 41, yakni Rivaldy Dwi Angga Saputra (21) dan KMS. Fadilah (44), melihat korban mengalami sesak napas sambil memegang dada sebelah kiri. Melihat kondisi tersebut, petugas keamanan segera membawa korban ke RS Myria Palembang untuk mendapatkan penanganan medis.

Korban tiba di Instalasi Gawat Darurat RS Myria sekitar pukul 02.00 WIB. Namun, tidak berselang lama setelah mendapatkan penanganan awal, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia.

Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket), serta menghubungi Unit Inafis Polrestabes Palembang.

Dari hasil pengamatan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hanya saja, bagian wajah korban terlihat menghitam. Berdasarkan keterangan saksi, korban diketahui belum lama ini menjalani pemasangan ring di bagian jantung.

Menanggapi isu yang berkembang, Humas Manajemen DA Club 41 Palembang, Yaperius Gulo, dengan tegas membantah kabar yang menyebutkan korban meninggal akibat overdosis narkoba.

Baca Juga :  Ketua DPD Grib Jaya Sumsel Mengucapkan Maulid Nabi Muhammad SAW 2025

“Saat itu korban datang ke ke tempat kita bersama seorang rekan wanitanya yang belakangan kita ketahui adalah istri korban sekitar pukul 00.00 wib, dan berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi awalnya korban terlihat menikmati musik yang diputar namun tiba- tiba terjatuh, melihat itu petugas keamanan DA Club 41 langsung membawa korban ke RS Myria dan kami mendapat kabar kalau korban meninggal dunia,” ujarnya.

Yaperius menjelaskan bahwa informasi yang diperoleh manajemen berasal langsung dari pihak keluarga korban.

“Jadi korban ini memang baru keluar juga dari rumah sakit, sakit jantungnya sudah kronis,” katanya.

Ia juga menegaskan agar masyarakat tidak menggiring opini yang dapat menimbulkan kesalahpahaman.

“Kasihan sama korban dan keluarganya, korban meninggal disebabkan sakit, bukan karena OD narkoba,” tegasnya.

Atas kejadian tersebut, manajemen DA Club 41 turut menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.

“Kami di jajaran manajemen DA Club 41 ikut merasakan duka yang mendalam atas peristiwa yang menimpa korban. Kami hanya bisa memberikan doa, semoga korban mendapat tempat terbaik dan keluarga diberikan ketabahan,” imbuhnya.

Terpisah, Kapolsek Sukarami, Kompol Alex Andriyan mengatakan, mereka telah mendatangi lokasi kejadian tak lama setelah menerima laporan.

“Anggota kami sudah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Hingga saat ini masih berada di lapangan,” ujar Kompol Alex Andriyan saat dikonfirmasi, Sabtu (10/1/2026).

Ia menambahkan, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti meninggalnya pengunjung pria tersebut.

“Anggota masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi di TKP,” katanya singkatnya.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *