Palembang Belagak Vibes: Wali Kota Ratu Dewa puji Komunitas Local Heroes yang Bikin Musi Bebas Sampah

PALEMBANG — Aksi Peduli Bersih Sungai Jilid II yang digagas berbagai komunitas di Kota Palembang sukses panen apresiasi dari Wali Kota Palembang, Ratu Dewa. Inisiatif keren ini dinilai matching banget sama program Palembang Belagak dalam merawat kelestarian lingkungan, terutama Sungai Musi yang jadi main character sekaligus urat nadi perekonomian kota.

 

Gerakan yang dimotori oleh Mang Dayat bersama rekan-rekan komunitas ini sebelumnya sempat menyedot perhatian publik saat digelar di Plaza Kampung Kapitan. Antusiasme yang tinggi di aksi pertama sukses memicu domino effect, menginspirasi puluhan komunitas lain untuk join the movement pada aksi gotong royong jilid II demi membersihkan bantaran dan aliran sungai.

 

Menariknya, positive vibes dan kekompakan para relawan berhasil menyenggol awareness anak-anak Gen Z agar makin concern terhadap isu lingkungan.

 

“Saya sangat mengapresiasi sekali gagasan yang dilakukan oleh Mang Dayat untuk kembali melakukan kegiatan yang terpuji ini,” ujar Ratu Dewa, Jumat (22/8/2026).

 

Wali Kota menegaskan bahwa isu darurat sampah adalah collective responsibility. Secara data, produksi sampah harian di Kota Palembang menyentuh angka 1.000 hingga 1.200 ton per hari, bahkan berpotensi melonjak dua kali lipat saat momentum Lebaran.

 

“Maka dari itu aksi ini jangan sampai di sini saja harus dibangkitkan, karena masalah sampah ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk mengatasinya,” tegasnya.

 

Sebagai solusi jangka panjang yang next-level, Pemerintah Kota Palembang sudah menyiapkan sederet game-changer program. Salah satu yang paling dinanti adalah eksekusi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Keramasan.

“Insya Allah di bulan depan kita akan mulai proyek sampah penghasil tenaga listrik yang menghasilkan 17,7 Megawatt,” ungkap Wali Kota

Baca Juga :  Janji Wali Kota Palembang Rp5 Miliar Digelontorkan, Hingga kini Jembatan Besi Talang Kelapa Masih Terbengkalai.

“Proyek ini Insya Allah akan menjadi salah satu percontohan di Indonesia. Jika ini sudah berjalan, masalah sampah akan sedikit berkurang,” tambahnya.

Tidak hanya mengandalkan PLTSa, Pemkot Palembang juga bakal mendorong akselerasi program satu bank sampah di setiap kelurahan demi pengelolaan berbasis komunitas.

“Mari kita jaga sungai kita agar tetap bersih dan menjadi cerita bagi generasi ke depan nanti,” tutupnya.

Melalui sinergi kuat antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat luas, Palembang optimistis bisa mewujudkan ekosistem kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Nto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *