PALEMBANG, PALEMBANGSEKILAN.COM — Balai Besar POM (BBPOM) di Palembang menggelar kegiatan edukasi mengenai keamanan produk kosmetik dan pangan bagi para anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif pada Pertemuan Rutin IAD yang digelar di Gedung Sekretariat IAD Kejati Sumsel, Senin (20/7/2026).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua beserta jajaran pengurus dan seluruh anggota IAD Kejati Sumsel yang tampak antusias mengikuti jalannya pemaparan materi dari awal hingga akhir.
Dorong Masyarakat Jadi Konsumen Cerdas
Hadir sebagai narasumber utama, Kepala BBPOM di Palembang, Yani Ardianti, S.F., Apt., M.Sc., membawakan materi bertajuk “Cerdas Memilih dan Menggunakan Kosmetik yang Aman”. Dalam paparannya, beliau menyoroti pentingnya kejelian masyarakat—khususnya para ibu—dalam memilih produk perawatan tubuh dan kecantikan agar terhindar dari racun atau bahan kimia berbahaya.
Tak kalah penting, sesi dilanjutkan dengan pemaparan materi “Bahan Berbahaya dalam Pangan” yang disampaikan oleh Ritha Novrida, S.H., M.H., selaku PFM Ahli Madya Fungsi Penindakan BBPOM di Palembang. Ritha membeberkan berbagai jenis bahan kimia berbahaya yang kerap disalahgunakan pada produk pangan harian serta dampaknya bagi kesehatan jangka panjang.
Ingatkan Cek KLIK dan Optimalisasi Aplikasi BPOM Mobile
Dalam kegiatan ini, pihak BBPOM di Palembang kembali menegaskan prinsip utama keamanan konsumen melalui jargon Cek KLIK:
•Cek Kemasan (Pastikan kondisi kemasan baik dan tidak rusak)
•Cek Label (Baca informasi produk dengan teliti)
•Cek Izin Edar (Pastikan produk terdaftar resmi di BPOM)
•Cek Kedaluwarsa (Perhatikan batas tanggal aman penggunaan)
Guna mempermudah penerapan prinsip ini secara langsung di lapangan, para peserta juga dibimbing melalui tutorial praktis penggunaan aplikasi BPOM Mobile. Aplikasi yang dapat diunduh gratis via Play Store maupun App Store ini memungkinkan masyarakat mengecek legalitas produk secara mandiri hanya melalui gawai mereka.
“Melalui kolaborasi dan sinergi ini, BBPOM di Palembang berharap literasi serta kesadaran para anggota IAD Kejati Sumsel dalam memilih produk obat, kosmetik, dan makanan yang aman dapat terus meningkat, sehingga mampu melindungi keluarga dari bahaya produk ilegal.(Nto)










