Listrik Padam Belasan Jam Tanpa Pemberitahuan Informasi, PLN Buat Warga Seberang Ulu Merugi, Management Gagap Penjelasan !

PALEMBANG — Ribuan pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN) di kawasan Seberang Ulu (SU), Kota Palembang, harus menanggung dampak pemadaman listrik secara menyeluruh sepanjang hari kemarin (23/7/2026).

Penghentian pasokan daya yang berdurasi cukup panjang tersebut berlangsung sejak pukul 00.00 WIB dini hari dan baru kembali beroperasi normal sekitar pukul 15.00 WIB sore hari.

Peristiwa ini memicu keresahan di tengah masyarakat. Sejumlah warga menyayangkan ketiadaan pemberitahuan maupun sosialisasi awal dari pihak PLN, yang dinilai berimbas signifikan terhadap aktivitas harian dan perekonomian warga.

Sektor usaha mikro hingga ritel modern yang bergantung penuh pada pasokan daya PLN terpaksa melumpuhkan operasionalnya. Tak hanya itu, dinamika kegiatan belajar-mengajar pun turut terganggu, hingga beberapa sekolah memutuskan untuk memulangkan siswanya lebih awal.

Pelaku Usaha dan Ritel Mengaku Merugi

Dampak penghentian aliran listrik ini dirasakan langsung oleh Mamad (46), warga Kelurahan 2 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I. Pelaku usaha cuci sepeda motor ini terpaksa menghentikan operasional usahanya seharian penuh.

“Tidak tahu apa penyebabnya yang jelas listrik mulai padam tengah malam dan hingga kini belum menyala,” keluh Mamad.

Kondisi serupa dialami oleh sektor ritel modern di kawasan tersebut. Pembeli tak dapat dilayani akibat kendala teknis pada sistem daya cadangan yang dimiliki.

“Kami sebetulnya punya genset, tapi sedari pagi tadi sampai saat ini coba dihidupkan tidak dapat difungsikan. Terpaksa toko kami tutup sementara hingga listrik PLN kembali menyala,” ungkap Siti (25), salah seorang karyawati toko ritel modern di Jl. KH Wahid Hasyim, SU I.

Tanggapan Pihak PLN

Saat dikonfirmasi mengenai pemicu pemadaman berdurasi panjang ini, pihak PLN belum dapat memberikan penjelasan mendalam terkait kendala utama di lapangan.

Baca Juga :  Gaya Hedon di Balik Kemiskinan: CBA Desak KPK Periksa Joncik Muhammad Terkait Mobil Dinas Rp 3,5 M!

Manager Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), Iwan Arissetyadhil, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penelusuran secara menyeluruh.

“Baik, terima kasih infonya akan kami cek terlebih dahulu ke petugas di lapangan kira-kira apa yang menyebabkan terjadinya pemadaman tersebut. Sekali lagi kami mohon maaf atas ketidaknyamannya,” ujar Iwan saat dikonfirmasi via telepon.

Hingga berita ini diturunkan, penjelasan resmi mengenai penyebab pasti gangguan teknis maupun langkah preventif ke depan masih menunggu hasil pemeriksaan akhir dari tim lapangan PLN.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *