Tagar ​#RESETEmpatLawang Viral: Suara Lantang Putra Daerah Membedah Rapor Merah 19 Tahun Kabupaten

EMPAT LAWANG – Gelombang aspirasi publik mendadak membanjiri jagat maya seiring dengan peringatan hari jadi Kabupaten Empat Lawang yang ke-19. Momentum yang seharusnya penuh selebrasi justru berubah menjadi panggung kritik tajam setelah seorang pemuda bernama Ifan Francisco menyuarakan kegelisahannya melalui sebuah unggahan video yang kini viral dengan tagar #RESETEmpatLawang. Senin (27/4/2026).

Sebagai putra daerah yang lahir dan tumbuh besar di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati, Ifan membedah realitas pahit yang kontras dengan narasi kemajuan daerah. Dalam testimoninya, ia memaparkan tiga poin krusial yang dianggapnya sebagai rapor merah kepemimpinan Bupati Joncik Muhammad:

• Lumpuhnya Infrastruktur: Ifan menceritakan pengalaman pribadinya mengalami kecelakaan hingga kendaraan ringsek akibat kondisi jalan yang rusak parah. Hal ini menjadi bukti empiris bahwa akses publik belum menjadi prioritas utama pembangunan.

• Krisis Keamanan: Tragedi kehilangan motor di kediaman sendiri menjadi sorotan kedua. Baginya, angka kriminalitas yang menghantui ruang privat warga adalah bukti kegagalan pemerintah dalam menjamin rasa aman (public safety) bagi masyarakatnya.

• Defisit Lapangan Kerja: Poin paling menyentuh adalah realitas ekonomi keluarga, di mana sang ibu terpaksa mengadu nasib menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri demi membiayai pendidikannya. Hal ini mencerminkan minimnya lapangan pekerjaan yang tersedia di tanah kelahiran sendiri.

Kritik pedas ini kini menjadi diskursus hangat, memicu gelombang dukungan dari netizen yang menginginkan adanya perubahan fundamental atau “reset” terhadap sistem tata kelola di Kabupaten Empat Lawang.(Nto)

Baca Juga :  Peringati HUT BRI Ke-130, BRI BO LAHAT menggelar Aksi Sosial dengan Tema “ Satu Bank Untuk Semua”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *