Harga Asli LPG 3 Kg Tembus Rp 42 Ribu, Rakyat Cuma Bayar Rp 12 Ribu Berkat Subsidi Negara

Jakarta, PScom – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan fakta mencengangkan terkait harga asli sejumlah kebutuhan pokok masyarakat yang ternyata jauh lebih tinggi dari harga jual di pasaran. Hal ini dikarenakan adanya subsidi besar yang digelontorkan pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Salah satu yang paling menonjol adalah gas elpiji 3 kilogram (LPG 3 Kg), yang menjadi kebutuhan vital rumah tangga di Indonesia. Purbaya membeberkan, harga asli tabung gas melon ini sebenarnya mencapai Rp 42.750 per tabung. Namun, berkat subsidi pemerintah, masyarakat hanya perlu membayar Rp 12.750 per tabung. Artinya, ada selisih sebesar Rp 30.000 yang ditanggung negara untuk setiap tabung LPG 3 Kg.

“Subsidi ini menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada rakyat, khususnya kelompok menengah ke bawah yang sangat bergantung pada LPG 3 Kg untuk kebutuhan sehari-hari,” jelas Purbaya mengutip laporan.id

Selain LPG, pemerintah juga menanggung selisih harga pada sejumlah komoditas lain, seperti solar, pertalite, minyak tanah, listrik rumah tangga, hingga pupuk. Misalnya, harga asli solar Rp 11.950 per liter, namun masyarakat cukup membayar Rp 6.800 per liter karena ada subsidi Rp 5.150 per liter. Sementara listrik rumah tangga 900 VA bersubsidi mendapat potongan hingga 67 persen, sehingga dari harga asli Rp 1.800 per kWh, masyarakat cukup membayar Rp 600 per kWh.

Purbaya menegaskan, subsidi energi dan pangan ini adalah bentuk keberpihakan fiskal pemerintah. “Kebijakan subsidi terus dievaluasi agar tepat sasaran dan berkeadilan. Tujuannya menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok dan energi bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan adanya transparansi ini, masyarakat diharapkan dapat lebih memahami sejauh mana peran negara dalam menahan gejolak harga agar kebutuhan dasar tetap terjangkau, terutama untuk kelompok rumah tangga kecil yang paling rentan terhadap kenaikan harga.

Baca Juga :  Jasa Raharja Hadir dalam Pelepasan Ekspedisi Elshinta Mudik Lebaran 2026, Perkuat Kolaborasi Keselamatan Transportasi Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *