Palembang, Pscom – Aroma dugaan korupsi besar-besaran kembali menyeruak di Kota Palembang. Kali ini, sorotan tajam mengarah pada 131 proyek Dinas Perkimtan Palembang yang disebut bermasalah.
Deputi Komunitas Masyarakat Anti Korupsi Sumatera Selatan (K-MAKI SUMSEL), Ir Fery Kurniawan, angkat suara lantang terkait kasus ini. Ia menegaskan, jumlah proyek yang bermasalah begitu banyak hingga Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang tak boleh tinggal diam.
“Ini sangat Gawat, artinya banyak sekali calon tersangka, karena 131 proyek itu banyak PPK, pengawas dan kepala dinas,” ujar Fery dalam sebuah video yang diterima redaksi palembangsekilan.com, Sabtu (13/9/2025).
Fery mendesak Kejari Palembang agar tidak sekadar mengeluarkan pernyataan tanpa tindakan nyata.
“Kejari Palembang jangan Ngomong Doang (Omdo), saya meminta para pelaku 131 proyek itu segera ditangkap bila perlu Besok,” tegasnya.
Bahkan, ia menyebutkan dugaan praktik “korupsi berjamaah” pada proyek tersebut. Ia menganalogikan potensi tersangka bagaikan satu gerbong penuh kereta api.
“Seluruh orang itu yang terkait dengan proyek ini ditangkap semuanya besok, kalau kurang tenaga kita bantu, mereka semua sudah bermasalah,” tukas Fery.
Kasus ini pun makin menggegerkan publik. Sumber di lapangan menyebutkan, banyak pihak telah dipanggil Kejari Palembang untuk dimintai keterangan, mulai dari RT, lurah, ASN Dinas Perkimtan, hingga tenaga harian lepas. Pertanyaan besar pun mengemuka: sudahkah Kepala Dinasnya ikut dipanggil?
Gelombang desakan masyarakat terus membesar, sementara publik menunggu langkah nyata Kejari Palembang.







