VIRAL! Video Perundungan Siswi di Banyuasin, Tanggung Jawab Pihak Sekolah Dipertanyakan, Kepsek SMPN di Rambutan Bungkam

BANYUASIN, PALEMBANGSEKILAN.COM— Dugaan perundungan yang terjadi di SMPN Wilayah Rambutan, Kabupaten Banyuasin, mendadak mencuat ke publik dan memicu reaksi keras. Pasalnya, dalam video amatir yang beredar luas, terlihat jelas sekelompok siswi melakukan perundungan (bullying) terhadap satu orang siswi lainnya.

Aksi tidak terpuji yang melibatkan para pelajar di lingkungan pendidikan ini langsung menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Media ini mencoba melakukan konfirmasi mendalam kepada kepala sekolah selaku pihak yang memiliki kapasitas penuh untuk menjelaskan duduk perkara sebenarnya.

Konfirmasi tersebut dilayangkan guna mempertanyakan beberapa hal krusial, mulai dari bagaimana insiden tersebut bisa terjadi di lingkungan sekolah, apakah masalah ini telah diselesaikan secara kekeluargaan atau jalur hukum, bagaimana kondisi psikologis korban yang dikhawatirkan mengalami trauma mendalam, hingga bentuk pertanggungjawaban konkret dari pihak sekolah.

Berdasarkan bukti tangkapan layar chat WhatsApp yang dikirimkan kepada nomor pribadi Manunsiha, S.Pd., M.Si Kepala Sekolah di nomor 0812-7232-5xxx, awak media telah berupaya meminta tanggapan sejak Senin (1/11/2026).

Berikut adalah kutipan pesan konfirmasi yang dikirimkan kepada yang bersangkutan tanpa mengubah substansi atau kalimat narasumber:

“Assalamualaikum Bu Kepsek. Selamat pagi”.

“Nak konfirmasi bu”.

“Kenapa bisa terjadi hal ini didalam sekolah bu”.

“Bagaimana dengan psikologis korban”.

“Apakah pihak sekolah bertanggung jawab”.

Namun sangat disayangkan, hingga berita ini ditulis dan ditayangkan ke publik, pihak Kepala Sekolah sama sekali tidak memberikan respons ataupun menjawab konfirmasi yang dikirimkan melalui pesan WhatsApp tersebut.

Kasus ini kini menjadi ujian serius bagi pengawasan dunia pendidikan di Kabupaten Banyuasin, sekaligus menuntut ketegasan Dinas Pendidikan setempat untuk segera turun tangan mengusut tuntas insiden perundungan yang mencoreng nama baik institusi pendidikan ini.

Baca Juga :  Heboh ! Senior FK UNSRI diduga minta BAYARIN dugem dan lakukan bullying

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *