Pemprov Sumsel optimalkan SPBE lewat aplikasi Srikandi dan tanda tangan elektronik

Palembang – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengoptimalkan pemanfaatan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) melalui aplikasi Srikandi dan Tanda Tangan Elektrik (TTE).

“Optimalisasi SPBE itu dilakukan sebagai upaya mengimbangi perkembangan teknologi dan arus informasi yang sangat cepat,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Edward Chandra di Palembang, Rabu (22/7/2026)

Dia menjelaskan, pemanfaatan sistem tersebut menjadi suatu keharusan bagi Pemprov Sumsel sesuai Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE).

Era keterbukaan informasi saat ini, kata dia, menuntut pegawai untuk tanggap dan cepat dalam menghadapi perubahan dengan cara meningkatkan kemampuan, keterampilan, ketangkasan dan wawasan, sehingga dapat eksis di tengah persaingan global.

Dengan pemanfaatan sistem itu, diharapkan dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.

Menurutnya, SPBE memberi peluang untuk mendorong dan mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka, partisipatif, inovatif, dan akuntabel, meningkatkan kolaborasi antar instansi.

Melalui pemanfaatan aplikasi Srikandi diharapkan dapat menghasilkan penciptaan arsip yang awalnya menggunakan kertas menjadi berbasis elektronik, penggunaan arsip yang awalnya dilakukan secara luring (offline) menjadi secara daring (online).

Selain itu, penyimpanan arsip yang awalnya disimpan di depo arsip menjadi penyimpanan di dalam basis data, dan pengiriman surat yang awalnya dilakukan secara manual menjadi secara elektronik, jelas Sekda Edward.

Baca Juga :  Operasi Mata Gratis, Wagub Cik Ujang : Wujud Kepedulian Bank Sumsel Babel Lewat CSR

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *