Intip Kisah Sunai Eva Mengembangkan Usaha dari KUR BRI hingga Menjadi BRILink Agen di Palembang

PALEMBANG – Kesempatan memperoleh akses pembiayaan yang tepat sering kali menjadi pembeda antara usaha yang bertahan dan usaha yang mampu berkembang. Hal itulah yang tergambar dalam perjalanan Ibu Sunai Eva, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus nasabah BRI Unit Lingkaran di bawah naungan BRI Branch Office Palembang Arivai.

Berlokasi di Pasar Pagi Macan Lindungan, Palembang, Sunai Eva telah menekuni dunia usaha sejak masih gadis. Berawal dari berjualan pakaian dan alat tulis sekolah, ia kemudian memperluas usahanya dengan menjual sembako setelah melihat besarnya kebutuhan masyarakat.

Selama kurang lebih delapan tahun menjalankan usaha, Sunai Eva menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persaingan harga, keterbatasan modal, hingga banyaknya pedagang dengan usaha sejenis. Kondisi tersebut mendorongnya mencari tambahan modal agar usahanya dapat terus berkembang dan semakin kompetitif.

Pada tahun 2021, ia mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui BRI Unit Lingkaran. Menurutnya, suku bunga yang rendah, proses pengajuan yang cepat, mudah, serta tanpa agunan menjadi alasan utama memilih KUR BRI sebagai solusi pembiayaan usaha.

Dana KUR BRI kemudian dimanfaatkan secara produktif sebagai tambahan modal untuk pembelian stok barang. Dengan kemampuan membeli barang dalam jumlah lebih besar, ia dapat menawarkan harga yang lebih kompetitif kepada pelanggan sekaligus memperbanyak variasi produk yang tersedia. Pengelolaan keuangan yang disiplin membuat perputaran modal menjadi semakin sehat dan omzet usaha terus mengalami peningkatan.

“Saat mendapatkan KUR BRI, saya langsung memanfaatkannya untuk menambah modal usaha agar stok barang lebih lengkap dan usaha bisa berkembang. Saya percaya, kalau modal dikelola dengan baik, usaha juga akan terus bertumbuh,” ujar Sunai Eva.

Dampak positif tersebut juga terlihat dari meningkatnya jumlah pelanggan yang datang berbelanja. Variasi produk yang semakin lengkap membuat usahanya semakin dikenal masyarakat. Pertumbuhan omzet yang terus meningkat bahkan memungkinkan sebagian keuntungan disisihkan sebagai tabungan untuk memperkuat kondisi keuangan usaha.

Baca Juga :  Kadisdik Palembang Affan Prapanca : Hari Pahlawan Momentum Menanamkan Nilai Juang dalam Dunia Pendidikan

Perjalanan usahanya semakin berkembang ketika BRI menawarkan kesempatan menjadi BRILink Agen. Melalui layanan ini, ia menghadirkan berbagai transaksi perbankan bagi masyarakat sekitar, mulai dari tarik tunai, transfer dana, pembayaran tagihan, hingga berbagai layanan keuangan lainnya. Kehadiran layanan BRILink Agen tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan, tetapi juga menciptakan sumber pendapatan tambahan melalui fee transaksi.

“Menjadi BRILink Agen juga membuka peluang baru bagi usaha saya. Masyarakat datang bukan hanya untuk berbelanja, tetapi juga melakukan berbagai transaksi perbankan, sehingga usaha menjadi semakin ramai dan pendapatan pun ikut bertambah,” tambahnya.

Bagi Sunai Eva, dukungan BRI tidak berhenti pada penyediaan akses pembiayaan. Selama menjadi nasabah KUR, ia juga memperoleh berbagai pendampingan untuk meningkatkan kapasitas usahanya. Mulai dari pelatihan pengelolaan keuangan dan strategi pemasaran, pendampingan digitalisasi UMKM melalui pemanfaatan QRIS, marketplace, dan aplikasi BRImo, hingga kesempatan mengikuti berbagai pameran dan bazar sebagai sarana memperluas pasar.

“Berbagai bentuk pendampingan tersebut memberikan nilai tambah yang membantu pelaku UMKM berkembang secara lebih berkelanjutan,” imbuhnya.

Sinergi antara tambahan modal, pendampingan usaha, dan layanan BRILink Agen mendorong usahanya tumbuh semakin kuat. Rekam jejak keuangan yang sehat, kemampuan mengelola usaha secara konsisten, serta kelancaran dalam memenuhi kewajiban pembiayaan menjadi dasar bagi BRI untuk meningkatkan plafon pembiayaan yang dapat diakses Sunai Eva hingga mencapai Rp200 juta.

“Jangan takut melangkah dan memperbesar skala usaha. KUR BRI hadir dengan bunga yang sangat rendah dan bersubsidi, khusus untuk membantu kita yang punya kemauan tapi terbatas modal. Modal itu penting, tapi keberanian untuk bertransformasi jauh lebih berharga. Ambil peluangnya, disiplin kelola keuangannya, dan saksikan usaha kita naik kelas,”tutup Sunai Eva.

Baca Juga :  Gempar di Seberang Ulu II, Pohon Milik Pemkot Diduga Ditebang Demi Ruang Parkir Toko Retail ternama !

Di lain pihak, Pemimpin Kantor Cabang BRI Palembang A. Rivai, Agus Herman Pribadi mengatakan KUR menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas akses permodalan bagi pengusaha UMKM. Hingga Juni 2026, BRI Kantor Cabang Palembang A. Rivai telah menyalurkan KUR sebesar Rp14.093 miliar kepada 14.363 debitur.

Selain menyediakan akses pembiayaan, BRI juga terus memperkuat pemberdayaan pelaku UMKM melalui berbagai program pendampingan dan pengembangan kapasitas usaha. Melalui berbagai inisiatif tersebut, pelaku UMKM didorong untuk meningkatkan kompetensi, memperluas akses pasar, serta mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

“Kisah inspiratif dari Ibu Sunai Eva diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi pelaku usaha di wilayah lain. Ini juga menjadi bukti BRI tidak hanya menyalurkan pendanaan usaha, tetapi juga membantu pelaku usaha terus berkembang dan naik kelas,”tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *