Rompok Barista: Gagasan Camat Perempuan yang Ubah Seberang Ulu Dua Jadi Sentra UMKM Berbasis Perempuan

Palembang, PS – Sebuah gagasan progresif dan menyentuh lahir dari tangan dingin pemimpin perempuan satu-satunya di Kota Palembang. Dialah Arya Andriana, S.STP., M.Si., Camat Seberang Ulu Dua, yang menggagas program inovatif bernama Rompok Barista rumah ekonomi kreatif yang sekaligus menjadi barisan perjuangan kaum perempuan di akar rumput.

Rompok Barista merupakan singkatan dari Rumah Komunitas Barisan Wanita. Sebuah wadah kolaboratif untuk memayungi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), terutama perempuan, di Kecamatan Seberang Ulu Dua. Diluncurkan pada April 2025, Rompok Barista menjadi ruang produktif yang tidak hanya berorientasi ekonomi, tetapi juga memiliki misi sosial yang kuat.

Arya Andriana sendiri yang mencetuskan gagasan ini. Dengan kepekaan terhadap kondisi sosial masyarakat, Arya menginisiasi agar 10 persen keuntungan dari UMKM binaan Rompok Barista disalurkan untuk penanggulangan kanker rahim dan pemeriksaan IVA bagi warga perempuan.

Rompok Barista telah memayungi sekitar 30 pelaku UMKM lokal, yang kini seluruhnya telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Produk yang dihasilkan mencerminkan kekayaan cita rasa Palembang dan kreativitas lokal. Mulai dari kue basah dan kering, makanan olahan seperti sate, hingga kue-kue khas Palembang seperti kumbu, kelepon, dan ketan yang kerap menjadi favorit masyarakat. Bahkan produk segar seperti buah-buahan lokal turut melengkapi daftar jualannya.

Camat Arya ingin meruntuhkan stigma negatif yang selama ini melekat di Kecamatan Seberang Ulu Dua sebagai wilayah kumuh. Dengan Rompok Barista, ia ingin menjadikan kecamatannya dikenal sebagai kawasan UMKM kreatif dan sehat, sekaligus membuktikan bahwa perempuan dapat memimpin perubahan sosial dan ekonomi dari tingkat akar rumput.

Meski baru berdiri beberapa bulan, Rompok Barista sudah turut serta dalam pameran tingkat Kota Palembang, menunjukkan antusiasme dan semangat pelaku UMKM yang terus berkembang. Arya berharap program ini terus berlanjut dan menjadi gerakan berkelanjutan di wilayah lainnya.

Baca Juga :  Camat Seberang Ulu Dua Arya Andriana, Pantau Pembersihan Irigasi di Kelurahan Enam Belas Ulu

“Rompok Barista bukan sekadar program ekonomi,” ujar Arya. “Ini adalah rumah harapan bagi para pelaku UMKM dan perempuan. Harapan agar ekonomi keluarga bangkit, dan kesehatan perempuan tetap terjaga.” Ia menegaskan bahwa UMKM adalah sektor paling tangguh saat pandemi, dan perlu terus didukung secara struktural dan komunitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *