Ogan Ilir, PS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Transmigrasi (Kementrans) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas kawasan transmigrasi di Indonesia.
Sepanjang tahun 2025, Kementrans merevitalisasi kawasan transmigrasi dengan membangun 454 unit toilet dan merenovasi lebih dari 500 sekolah guna memperbaiki infrastruktur dasar serta meningkatkan layanan pendidikan bagi masyarakat transmigran.
Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan bahwa revitalisasi kawasan menjadi fokus utama kebijakan transmigrasi nasional. Pemerintah, kata dia, berupaya menuntaskan berbagai persoalan lama yang selama ini dihadapi kawasan transmigrasi, mulai dari legalitas lahan hingga keterbatasan fasilitas pendidikan dan kesehatan.
“Tahun kemarin (2025), kita membangun 454 toilet di 154 kawasan transmigrasi. Renovasi sekolah lebih dari 500 unit,” kata Mentrans Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara di Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Program tersebut juga dirasakan manfaatnya di daerah. Di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, sebanyak 11 unit toilet sekolah berhasil dibangun di kawasan transmigrasi melalui usulan pemerintah daerah pada tahun 2025.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Ogan Ilir, Dr. H. Amrullah, S.STP., M.Si mengungkapkan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil dari usulan yang diajukan pihaknya kepada Kementerian Transmigrasi.
“Pada tahun 2025 pihaknya mengusulkan untuk Kabupaten Ogan Ilir karena dapet pembangunan Toilet sekolah dari Kementerian Transmigrasi RI sebanyak 11 bangunan, untuk sekolah di kawasan transmigrasi Parit Rambutan 5 toilet dan sekolah di Tanabang Muara Kuang 6 toilet ditahun 2025 dan sudah selesai dibangun dengan baik, tapi belum bisa di gunakan oleh murid dan guru karena belum di serah terimakan dari kementerian transmigrasi RI kepada Pemda Ogan Ilir sebagai penerima manfaat,” ungkapnya. Sabtu (14/2/2025)
Ia menambahkan, keberadaan fasilitas sanitasi tersebut diharapkan segera dapat dimanfaatkan setelah proses serah terima resmi dilakukan.
Menurutnya, peningkatan sarana prasarana pendidikan menjadi kebutuhan mendesak untuk menunjang kenyamanan dan kesehatan peserta didik maupun tenaga pengajar di kawasan transmigrasi.
“Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Ogan Ilir berharap, Pemda Ogan Ilir di tahun 2026 ini mendapatkan kembali bantuan dan program pembangunan dari Kementerian Transmigrasi RI,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menegaskan, “Dari dasar usulan tahun 2025 itulah kita dapat bantuan 11 toilet yg berlokasi di Kawasan Transmigrasi Parit Rambutan dan Tanabang Muarakuang.”
Revitalisasi infrastruktur dasar ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat transmigrasi, agar mampu tumbuh menjadi kawasan produktif dan berdaya saing. (Nto)













