Ogan Ilir, PS.COM – Kabar pembangunan fasilitas toilet sekolah dari Kementerian Transmigrasi RI pada tahun 2025 disambut penuh sukacita oleh murid dan guru di kawasan transmigrasi Parit Rambutan dan Tanabang Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir. Meski saat ini masih menunggu proses serah terima resmi, keberadaan WC baru tersebut telah menumbuhkan harapan besar bagi lingkungan belajar yang lebih sehat dan nyaman pada tahun 2026 mendatang.
Program pembangunan ini merupakan bagian dari revitalisasi kawasan transmigrasi yang digagas oleh Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara. Sepanjang 2025, kementerian membangun 454 unit toilet dan merenovasi lebih dari 500 sekolah di berbagai kawasan transmigrasi di Indonesia.
Di Kabupaten Ogan Ilir, sebanyak 11 unit toilet telah selesai dibangun, masing-masing lima unit di kawasan transmigrasi Parit Rambutan dan enam unit di Tanabang Muara Kuang. Bangunan tersebut tampak kokoh dan representatif, menjadi simbol perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar pendidikan di wilayah transmigrasi.
Sejumlah guru di Parit Rambutan mengaku bersyukur atas hadirnya fasilitas sanitasi yang layak. Selama ini, keterbatasan sarana menjadi tantangan tersendiri dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih dan nyaman.
“Kami sangat bersyukur dan merasa terbantu. WC yang dibangun ini jauh lebih bagus dan layak. Anak-anak pasti lebih nyaman dan sehat saat belajar nanti,” ungkap salah satu guru. Sabtu (14/2/2026).
Keceriaan juga terpancar dari wajah para siswa di Muara Kuang. Mereka berharap fasilitas tersebut segera dapat digunakan setelah proses administrasi rampung.
“Senang sekali lihat WC-nya sudah bagus dan bersih. Semoga cepat bisa dipakai,” ujar seorang siswa penuh harap.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Ogan Ilir, Dr. H. Amrullah, menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi agar proses serah terima dari kementerian kepada Pemerintah Daerah segera terlaksana sehingga fasilitas tersebut bisa dimanfaatkan optimal.
“Kami tentu sangat bersyukur atas perhatian Kementerian Transmigrasi RI kepada Kabupaten Ogan Ilir. Harapan kami, proses serah terima dapat segera diselesaikan sehingga WC yang sudah dibangun dengan baik ini bisa dimanfaatkan oleh murid dan guru pada tahun 2026,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberadaan fasilitas sanitasi yang layak merupakan bagian penting dalam mendukung kualitas pendidikan di kawasan transmigrasi.
“Fasilitas dasar seperti toilet yang bersih dan sehat bukan hanya soal bangunan, tetapi juga menyangkut kenyamanan, kesehatan, dan pembentukan karakter hidup bersih bagi anak-anak. Ini adalah investasi jangka panjang untuk generasi kita di kawasan transmigrasi,” tegasnya.
Dengan penuh optimisme, murid dan guru di Rambutan dan Muara Kuang kini menantikan momen peresmian dan pemanfaatan fasilitas tersebut. Revitalisasi ini diharapkan menjadi langkah awal peningkatan kualitas pendidikan sekaligus pemerataan pembangunan hingga ke wilayah transmigrasi.







