Ayam Berleher Bolong di Lotte Grosir Diduga Tak Sesuai Proses Penyembelihan Halal

Jakarta, Palembangsekilan.com  – Unggahan seorang warganet terkait kondisi leher ayam potong yang dibelinya di salah satu gerai Lotte Grosir memicu perbincangan luas di media sosial. Ayam pejantan tersebut terlihat diduga hanya memiliki lubang pada bagian leher, bukan sayatan terbuka sebagaimana lazimnya proses penyembelihan ayam secara halal.

Akun X @praha.gi mengunggah foto ayam tersebut dan mempertanyakan kehalalannya. Dalam unggahannya, ia mengaku ragu untuk mengonsumsi ayam tersebut karena pernah mendapat informasi bahwa ayam dengan kondisi leher yang diduga hanya bolong berpotensi tidak halal.

“Pas mau dimasak, lihat leher ayamnya kok cuma bolong gitu. Pernah lewat info kalau leher ayam cuma bolong aja, nggak boleh dan nggak halal,” tulis akun tersebut. Senin (29/12/2025).

Unggahan itu pun mendapat banyak tanggapan dari warganet. Sebagian netizen menyampaikan kekhawatiran serupa, sementara lainnya mencoba memberi penjelasan berdasarkan pengalaman di rumah potong ayam (RPA), terkait proses penyembelihan yang diduga berbeda secara visual.

Menanggapi hal tersebut, pihak Lotte Grosir melalui akun resminya memberikan klarifikasi. Lotte menyatakan bahwa seluruh produk ayam yang dijual berasal dari supplier resmi yang telah bersertifikat halal dan memiliki Nomor Kontrol Veteriner (NKV), serta telah melalui proses pemeriksaan sebelum didistribusikan ke gerai.

“Proses penyembelihan telah sesuai ketentuan halal, dengan pemotongan yang memutus saluran pernapasan, saluran makan, serta dua urat vena kiri dan kanan sesuai syariat,” tulis akun resmi Lotte Grosir dalam kolom komentar.

Pihak Lotte juga menjelaskan bahwa tampilan leher ayam yang terlihat seperti berlubang diduga dapat disebabkan oleh selaput jaringan (jakun) yang masih menutupi area sayatan, sehingga secara visual tidak selalu terlihat terbuka. Menurut mereka, kondisi tersebut tidak memengaruhi kehalalan produk.

Baca Juga :  Langit Cirebon Gempar: Meteor Jatuh, Dentuman Kuat Terdengar !

Namun demikian, perdebatan tidak berhenti di situ. Seorang netizen yang mengaku memiliki usaha ayam potong turut memberikan pandangan kritis. Ia menyebut bahwa dari tampilan foto yang beredar, diduga terdapat kemungkinan pemotongan tidak sempurna pada tiga saluran utama yang disyaratkan dalam penyembelihan halal.

Ia juga menduga proses pemotongan diduga dilakukan menggunakan mesin, bukan secara manual dengan pisau, serta meminta agar pihak Lotte melakukan investigasi lebih lanjut terhadap supplier guna memastikan kepatuhan terhadap standar halal yang berlaku.

Polemik ini kembali menyoroti sensitivitas isu kehalalan pangan, khususnya produk daging ayam yang dikonsumsi mayoritas masyarakat Indonesia. Transparansi rantai pasok dan pengawasan ketat terhadap proses penyembelihan dinilai menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan konsumen.

Hingga kini, pihak Lotte Grosir menyatakan bahwa masukan dari masyarakat akan dijadikan bahan evaluasi internal. (rmd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *