Diduga Abaikan Instruksi Efisiensi, Study Tour SMAN 1 Palembang ke Bali Tuai Sorotan

Palembang, PS.COM – Sekolah Menengah Atas Negeri 1 (SMAN 1) Palembang kembali mengadakan kegiatan study tour tahunan, kali ini dengan tujuan Bali. Agenda perjalanan edukasi tersebut diikuti oleh ratusan siswa, guru pendamping, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta kepala tata usaha.

Rombongan bertolak dari halaman sekolah pada Rabu (19/11) pagi menggunakan beberapa bus travel. Seperti tahun-tahun sebelumnya, program ini telah menjadi agenda rutin untuk memberikan pengalaman belajar di luar kelas melalui kunjungan pendidikan ke sejumlah daerah di Indonesia, khususnya Pulau Jawa dan Bali.

Namun, keberangkatan besar-besaran tersebut menimbulkan tanda tanya dari berbagai pihak. Pasalnya, pemerintah saat ini tengah mengimbau efisiensi anggaran di semua sektor pendidikan. Selain itu, sejumlah insiden kecelakaan study tour di berbagai daerah dalam beberapa bulan terakhir masih menyisakan kekhawatiran publik.

Seorang pegawai sekolah yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan situasi yang terjadi pada hari keberangkatan. Menurutnya, sejumlah pejabat sekolah, seperti kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, humas, hingga kepala tata usaha, tidak berada di lingkungan sekolah.

“Mereka semua ikut ke Bali. Keberangkatannya kemarin pagi, ramai sekali karena banyak orang tua yang mengantar. Informasinya memang ke Bali, tapi kami kurang tahu berapa lama. Bahkan anak salah satu wakil kepala sekolah juga ikut. Memang kegiatan ini rutin tiap tahun,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa siswa yang tidak ikut study tour tetap masuk sekolah seperti biasa. “Bapak mau diarahkan ke siapa? Banyak pejabat sekolah tidak ada hari ini,” tambahnya.

Upaya konfirmasi ke Dinas Pendidikan Sumatera Selatan juga mengalami kendala. Kepala Dinas Mondi, Sekretaris Misral, Kabid SMA Poniyem, dan Kasie Dapodik Nanang, seluruhnya tidak berada di kantor pada saat wartawan mendatangi kantor Disdik Sumsel.

Baca Juga :  Kepala MAN 2 Palembang: Maulid Nabi Momentum Pelajar Meneladani Akhlak Rasulullah

Salah satu pegawai di bidang SMA menyampaikan bahwa Kepala Dinas sedang berada di SMK Negeri 7 Palembang, sementara Kabid SMA sedang menjalankan tugas luar (DL) ke Baturaja. “Pak Nanang juga tidak ada di kantor,” jelasnya.

Sementara itu, di tengah banyaknya pihak yang tidak dapat ditemui dan minimnya penjelasan resmi, publik kini mempertanyakan transparansi pelaksanaan study tour tersebut. Ketiadaan pejabat sekolah dan pejabat dinas di saat informasi sangat dibutuhkan membuat suasana kian janggal. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada satu pun pihak berwenang yang memberikan klarifikasi menyisakan tanda tanya besar dan atmosfer yang kian mencekam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *