Usai Panen Jagung Wapres Gibran Kunjungi PCNU Tanjung Lago dan Ponpes Bahrul Ulum

Banyuasin, Pscom – Kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, ke Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, pada Kamis (25/9/2025), mendapat sambutan hangat dari keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) setempat. Kehadiran Wapres di Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum, Desa Mulia Sari, menjadi momentum penting bagi warga NU dan masyarakat sekitar.

Ketua PCNU Tanjung Lago, bersama jajaran pengurus dan tokoh NU lainnya, ikut mendampingi Pengasuh Ponpes Bahrul Ulum, KH. Muhammad Soleh Qosdi, dalam menyambut Wapres Gibran. Suasana penuh kekeluargaan terasa ketika rombongan tiba pada pukul 09.45 WIB setelah menghadiri Panen Raya Jagung.

Menurut PCNU Tanjung Lago, kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga bentuk pengakuan pemerintah terhadap peran besar pesantren dalam membangun peradaban bangsa. “Kami melihat kehadiran Bapak Wapres di pesantren adalah tanda bahwa pemerintah menghargai peran ulama dan santri dalam mengawal moral bangsa, sekaligus mendukung kemandirian umat,” ujar salah satu pengurus PCNU Tanjung Lago.

Dalam sambutannya di hadapan para santri, Gibran menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah dengan pondok pesantren. Ia juga mendorong pesantren untuk mulai mengintegrasikan kurikulum berbasis Kecerdasan Artifisial (AI) demi menyiapkan generasi santri menghadapi tantangan era digital. Sebagai wujud komitmen, Wapres menyerahkan bantuan sejumlah laptop untuk mendukung kegiatan belajar di Ponpes Bahrul Ulum.

PCNU Tanjung Lago menyambut baik gagasan tersebut. “Pesantren di era sekarang harus terbuka terhadap perkembangan zaman. Namun, kami juga menegaskan bahwa nilai-nilai keislaman dan tradisi Ahlussunnah wal Jamaah tetap menjadi fondasi utama pendidikan santri,” jelas tokoh NU setempat.

Acara di Ponpes Bahrul Ulum dihadiri sekitar 700 orang, mulai dari para santri, wali santri, hingga tokoh masyarakat. Kehadiran Wapres disambut meriah dengan lantunan shalawat dan doa bersama yang dipimpin para kiai NU.

Baca Juga :  PH Amirudin Laporkan Balik STM ke Polisi Dengan Dugaan Pasal 437 dan 438 KUHP

PCNU Tanjung Lago berharap kunjungan ini menjadi titik awal kerja sama nyata antara pemerintah dan pesantren, khususnya dalam bidang pendidikan, ekonomi umat, dan penguatan karakter generasi muda.

“Santri tidak hanya siap menjadi pemimpin agama, tetapi juga siap menjadi pemimpin bangsa yang cakap menghadapi era modern. Dengan dukungan pemerintah, insya Allah pesantren akan semakin maju dan bermanfaat bagi umat,” pungkas pernyataan resmi PCNU Tanjung Lago.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *