Lumpur Saksi Pengabdian: Gilang Septio, Pemuda Banyuasin yang Merajut Kemanusiaan di Tanah Aceh Tamiang

Aceh Tamiang – Semangat persaudaraan lintas provinsi ditunjukkan secara nyata oleh Gilang Septio, seorang pemuda asal Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Melalui sebuah aksi kemanusiaan di Kampung Landuh, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Gilang membuktikan bahwa batasan wilayah bukanlah penghalang untuk menebar kebaikan dan nilai-nilai kemanusiaan.

Dalam sebuah dokumentasi yang menyentuh hati, Gilang tampak berjibaku dengan lumpur saat membantu pembangunan infrastruktur atau pemulihan wilayah di daerah yang dikenal sebagai Serambi Mekkah tersebut. Tanpa ragu mengoperasikan gerobak sorong di tengah medan yang menantang, aksi ini menjadi representasi nyata dari dedikasi pemuda Sumatera Selatan bagi sesama.

Menemukan Makna di Tanah Rencong

Melalui keterangannya, Gilang mengungkapkan bahwa perjalanan ini telah mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan. Ia menegaskan bahwa kerja keras tanpa keluh kesah adalah kunci dalam membentuk karakter diri yang lebih baik.

“Di sini aku tahu arti membentuk diri dengan menjadi versi terbaik dalam memanusiakan manusia, bersyukur kepada Yang Kuasa, dan memegang semangat kerja keras tanpa berkeluh kesah,” ujar Gilang. Minggu (8/3/2026).

Ia juga menambahkan bahwa meski kegiatan fisik di Kampung Landuh telah berakhir, ikatan kekeluargaan yang terbangun dengan warga setempat akan tetap abadi.

Kebanggaan bagi Banyuasin

Langkah inspiratif Gilang Septio ini tidak hanya membawa dampak positif bagi warga Aceh Tamiang, tetapi juga membangkitkan rasa bangga di tanah kelahirannya. Dukungan luas mengalir dari publik Banyuasin, yang memandang Gilang sebagai duta kemanusiaan yang berhasil membawa nama baik daerah di tingkat nasional.

Apresiasi tinggi datang dari berbagai pihak, termasuk komunitas digital di Banyuasin yang memuji keberanian dan keikhlasan Gilang dalam mengabdi. Aksi ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi generasi muda lainnya untuk aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan menjaga solidaritas antardaerah di Indonesia.

Baca Juga :  Sambut Ramadan 1447 H, Wakil Bupati Banyuasin Pimpin Apel Gabungan ASN

Apresiasi dari Tanah Kelahiran

Aksi nyata Gilang ini menuai decak kagum, terutama dari masyarakat di daerah asalnya, Banyuasin. Berbagai dukungan mengalir di kolom komentar, salah satunya dari akun julian_dian yang menuliskan kebanggaannya.

“Keren dek, kau perwakilan dari Banyuasin untuk Aceh lebih baik.. top! Sehat terus dan sukses terus untuk kau yo,” tulisnya. Senada dengan itu, akun informasi publik banyuasinlipp turut memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi pemuda tersebut.

Langkah Gilang Septio menjadi bukti nyata bahwa semangat kerelawanan pemuda Sumatera Selatan mampu melintasi batas provinsi, membawa dampak positif bagi sesama, dan mempererat persatuan di seluruh penjuru negeri. (Nto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *