Atasi Kesenjangan Produksi Minyak, Anggota DPR RI Dewi Yustisiana Desak Optimalisasi Blok Migas Menganggur

JAKARTA, PALEMBANGSEKILAN.COM— Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dewi Yustisiana, memberikan dukungan penuh terhadap langkah tegas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. Menteri ESDM sebelumnya meminta agar perusahaan-perusahaan minyak dan gas bumi (migas) segera merealisasikan pengembangan blok migas yang telah mengantongi persetujuan Plan of Development (PoD). Dewi menegaskan bahwa potensi energi nasional tidak boleh tertahan hanya karena perusahaan lambat dalam merealisasikan komitmen kerjanya.

Dalam keterangannya, Dewi menyoroti pentingnya percepatan pengembangan blok migas untuk mendongkrak produksi minyak nasional serta menekan tingkat ketergantungan Indonesia terhadap impor energi. Ia memaparkan fakta di lapangan mengenai adanya kesenjangan yang cukup tajam antara produksi minyak domestik yang saat ini berada di kisaran 600 hingga 650 ribu barel per hari, dengan tingkat kebutuhan nasional yang melonjak hingga mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari.

“Blok migas yang sudah memiliki persetujuan pengembangan semestinya segera dikerjakan. Jangan sampai potensi produksi nasional tertahan karena perusahaan tidak kunjung merealisasikan komitmennya,” ujar Dewi Yustisiana dengan tegas.

Menurutnya, pembiaran terhadap blok migas yang berstatus “menganggur” atau tidak kunjung dieksploitasi secara optimal merupakan sebuah kerugian besar bagi ketahanan energi nasional. Di tengah tantangan global dan fluktuasi harga energi dunia, optimalisasi sumber daya domestik menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas suplai bahan bakar dalam negeri.

Fraksi Partai Golkar di DPR RI berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan sektor energi agar berpihak pada kepentingan rakyat dan kemandirian bangsa. Dengan adanya desakan dari Komisi XII DPR RI dan Kementerian ESDM ini, diharapkan para kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) migas dapat segera mempercepat operasional di lapangan demi tercapainya target produksi minyak nasional yang lebih optimal di masa mendatang.

Baca Juga :  Kasdim 0418/Palembang Buka Perlombaan HUT RI ke-80 di Lapangan Makodim Sekojo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *