Modal Mulai Rp10 Ribu Bisa Punya Emas Fisik? Begini Cara Praktis Tarik Emas di ATM Mandiri

Palembang, Palembangsekilan.com – Meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan nilai aset jangka panjang mendorong tingginya permintaan terhadap instrumen investasi emas. Menjawab tantangan tersebut, pasar kini membutuhkan opsi investasi yang tak hanya fleksibel dan terjangkau, tetapi juga mudah diakses kapan saja.

Sebagai respons nyata, Bank Mandiri meluncurkan terobosan ATM Emas yang terhubung langsung dengan fitur Livin’ Tabungan Emas di aplikasi Livin’ by Mandiri. Inovasi ini memfasilitasi para pemilik saldo emas digital untuk mengonversi dan menarik simpanannya menjadi emas batangan fisik secara instan. Langkah ini melengkapi ekosistem digital perbankan yang memberikan kemudahan bertransaksi secara end-to-end.

Hadirnya ATM Emas ini memperkokoh posisi Bank Mandiri dalam memperkuat ekosistem bullion nasional setelah resmi mengantongi lisensi kegiatan usaha bullion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pencapaian tersebut menjadikan Bank Mandiri sebagai bank konvensional pertama di Indonesia yang mengoperasikan layanan emas terintegrasi guna memperluas jangkauan investasi logam mulia bagi masyarakat luas.

Regional CEO (RCEO) Region II / Sumatera 2 Bank Mandiri, Sri Dono Indarto, mengungkapkan bahwa mesin ATM Emas saat ini telah beroperasi di 28 lokasi strategis di seluruh Indonesia. Wilayah Palembang menjadi salah satu daerah yang sudah dapat menikmati fasilitas ini, tepatnya di Gedung Menara Mandiri Palembang dan Wisma Mandiri Palembang.

“Lewat kehadiran ATM Emas, Bank Mandiri menggabungkan kenyamanan transaksi digital dengan fleksibilitas kepemilikan emas fisik. Inovasi ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus memberikan solusi keuangan yang relevan serta mempermudah masyarakat dalam berinvestasi emas secara aman dan praktis,” jelas Dono dalam keterangan resminya, Kamis (15/10).

Proses penarikan fisik melalui ATM Emas dirancang sangat mudah. Nasabah cukup masuk ke menu Ambil Emas di aplikasi Livin’ by Mandiri, memilih opsi penarikan via ATM, lalu melakukan pemindaian (scan) QR code pada mesin. Setelah memilih gramasi/pecahan yang diinginkan dan memasukkan kode verifikasi, emas batangan beserta bukti transaksi dapat langsung diterima. Selain via mesin ATM Emas, penarikan fisik juga tetap melayani penukaran di jaringan kantor cabang Bank Mandiri yang ditunjuk.

Baca Juga :  LBH Bima Sakti Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak di Palembang Hingga Meja Hijau, Beri Apresiasi Atas Penangkapan Pelaku !

Seluruh ekosistem investasi emas ini terangkum rapat dalam super app Livin’ by Mandiri. Hanya dengan satu aplikasi, nasabah dapat melakukan berbagai aktivitas mulai dari pembukaan rekening Tabungan Emas, jual-beli real-time selama 24 jam, pengajuan fasilitas cicilan, hingga penarikan fisik.

Masyarakat dapat mulai berinvestasi dengan modal yang relatif terjangkau, yaitu setoran awal mulai dari 0,02 gram (sekitar Rp50.000). Pilihan produk yang tersedia berasal dari produsen tepercaya seperti ANTAM Logam Mulia dan HRTA GOLD Emasku. Untuk transaksi pembelian berikutnya, nasabah dapat memulainya dari nominal yang sangat fleksibel, yakni 0,005 gram atau sekitar Rp10.000.

Pengguna juga dibekali kemudahan untuk memantau pergerakan harga emas serta melakukan transaksi beli dan jual secara langsung di dalam aplikasi tanpa perlu berpindah platform. Bagi yang ingin memiliki emas fisik dengan skema pembayaran berkala, tersedia produk KSM Emas (Kredit Serbaguna Mandiri Emas). Produk ini menawarkan cicilan terjangkau dengan fitur pembekuan harga (price lock) sejak awal pengajuan. Setelah masa angsuran usai, emas tersebut akan dialokasikan ke saldo Tabungan Emas untuk ditransaksikan atau ditarik fisiknya.

Hingga Agustus 2026, Livin’ by Mandiri telah mencatatkan lebih dari 42,1 juta pengguna terdaftar, yang menjadi pijakan kuat bagi Bank Mandiri untuk terus memperluas jangkauan layanan keuangan digitalnya.

Ke depannya, Bank Mandiri siap menghadirkan rangkaian inovasi lanjutan untuk melengkapi ekosistem bullion, seperti Multiguna Emas (pinjaman tunai beragunan emas), Autodebet Emas (investasi rutin otomatis), hingga fitur Transfer Emas antar pengguna Livin’.

“Kami berharap deretan inovasi ini dapat mengakselerasi pembentukan aset masyarakat secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat ekosistem bullion nasional demi mendukung semangat Bank Mandiri untuk terus Tumbuh Bersama, Majukan Indonesia,” tutup Dono.

Baca Juga :  Wagub Cik Ujang Dorong Perguruan Tinggi Berkontribusi Nyata bagi Pembangunan Sumsel

Informasi selengkapnya mengenai ekosistem dan layanan emas Bank Mandiri dapat diakses melalui laman bmri.id/atmemas dan bmri.id/tabunganemas. (ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *