PALEMBANG, PALEMBANGSEKILAN.COM — Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyampaikan rasa prihatin dan penyesalannya atas insiden bentrokan antar-massa yang terjadi di depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Mapolda Sumsel). Peristiwa tersebut mengakibatkan enam orang mengalami luka-luka, termasuk dua orang jurnalis.
Kericuhan yang terjadi pada Selasa (13/10/2026) itu melibatkan aliansi mahasiswa Cipayung Plus dan kelompok organisasi kemasyarakatan (ormas). Berdasarkan data, total korban luka meliputi dua wartawan, tiga mahasiswa, serta satu orang anggota Polri.
Menanggapi insiden tersebut, Ratu Dewa menegaskan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga ketertiban demi terpeliharanya kondusivitas Kota Palembang. Terkait tindakan kekerasan yang terjadi, ia menyerahkan sepenuhnya penegakan hukum kepada pihak kepolisian.
“Kalau soal [rusuh di demo] itu, saya kira kita serahkan semuanya ke pihak kepolisian dan keamanan terkait aksi rusuh di demo tersebut,” ujar Ratu Dewa, Rabu (14/10/2026).
Lebih lanjut, Dewa juga mengimbau kepada seluruh organisasi kemasyarakatan yang beroperasi di wilayahnya agar turut berperan aktif dalam memelihara keamanan dan ketertiban umum.
“Harapan terhadap ormas yang ada, kita harapkan menciptakan suasana yang kondusif, aman, dan tertib. Sehingga pelaksanaan pembangunan pemerintahan dan kemasyarakatan dapat berjalan dengan baik,” tandasnya.(Nto)








