Polda Sumsel Tangkap Terduga Provokator Penganiayaan Wartawan saat Liputan Aksi Karhutla

​PALEMBANG, PALEMBANGSEKILAN.COM — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mengamankan seorang terduga provokator yang diduga terlibat dalam penganiayaan terhadap dua wartawan saat meliput aksi unjuk rasa terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di depan Markas Polda Sumsel, Palembang, Selasa (13/10) sore.

​Terduga provokator berinisial Riki Kurniawan tersebut ditangkap dengan barang bukti berupa dua bilah senjata tajam di tempat kejadian.

​Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, Inspektur Jenderal Polisi Rony Samtana, dalam konferensi pers di Palembang pada Selasa malam, menegaskan bahwa pihaknya akan mendalami kasus ini secara menyeluruh dengan menerapkan metode penyelidikan ilmiah (scientific investigation).

​”Kami sesuai perintah Kapolri akan mengungkap secara menyeluruh terkait kasus ini,” ujar Irjen Pol. Rony Samtana.

​Insiden kekerasan dan pengeroyokan ini menimpa dua jurnalis yang tengah menjalankan tugas peliputan. Rachmad Kurniawan, jurnalis Sriwijaya Post / Tribun Sumsel, mengalami luka paling parah akibat pengeroyokan fisik secara membabi buta serta pendarahan di bagian hidung. Sementara itu, Mulyadi, jurnalis PAL TV, menderita luka memar di wajah dan luka robek pada bibir setelah berupaya melerai dan menyelamatkan rekannya. Selain kedua jurnalis tersebut, insiden ini juga melukai dua mahasiswa serta seorang anggota intelijen Polda Sumsel.

​Kericuhan bermula di area pintu kedua Mapolda Sumsel hingga kawasan lampu merah Simpang Polda pada Selasa sore. Ketegangan dipicu oleh perselisihan antara sekelompok orang berkaos hitam yang tengah membagikan masker dan rombongan mahasiswa dari aliansi Cipayung yang hendak menyampaikan aspirasi terkait isu karhutla.(Nto)

Baca Juga :  Kapolres Banyuasin Tegaskan Proses Hukum Briptu RM Akan Diproses, PTDH Menanti 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *