EDAN! 50 Ribu Lebih Siswa-Guru Keracunan MBG Hingga Harga Sembako Meroket, Netizen Bongkar Realitas Mengejutkan Ini!

JAKARTA, PALEMBANGSEKILAN.COM— Sebuah unggahan yang beredar di media sosial menyoroti berbagai isu dan membandingkan situasi kondisi sosial sebelum adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui akun Instagram critical.collapse, terdapat sejumlah poin refleksi mengenai dampak sosial, ekonomi, hingga pendidikan yang disorot oleh publik.

Berdasarkan narasi yang dibagikan Pada akun critical.collabse , berikut adalah beberapa poin perbandingan kondisi yang diangkat:

•Tidak ada 80 juta anak Indonesia yang kelaparan.

•Tidak ada 50 ribu lebih siswa dan guru yang mengalami keracunan makanan dari pemerintah.

•Alokasi anggaran APBN sebesar 200 hingga 300 triliun rupiah sebelumnya berpotensi digunakan untuk pembangunan infrastruktur atau program prioritas lainnya.

•Tidak ada isu terkait korupsi harian yang mengatasnamakan program MBG.

•Harga kebutuhan pokok (sembako) dinilai tidak semahal kondisi saat ini.

•Para guru dapat lebih fokus menjalankan tugas mengajar di sekolah.

•Orang tua tidak perlu merasa khawatir atau menangisi anak-anak mereka akibat kasus keracunan makanan.

•Tidak ada siswa yang mengalami trauma psikologis akibat makanan omprengan.

Unggahan yang dipublikasikan pada 28 September tersebut telah menarik perhatian luas dari warganet, dengan memanen belasan ribu tanda suka serta ribuan komentar dan dibagikan ulang oleh pengguna media sosial lainnya. Isu ini mencerminkan diskursus yang berkembang di masyarakat terkait efektivitas, pengawasan, serta dampak ikutan dari pelaksanaan program pemerintah tersebut.(*)

Baca Juga :  Manfaatkan Layanan Pengukuran Terjadwal, Warga Kota Gorontalo: Sudah Pasti Lebih Memudahkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *