Kejar Berita News Sambangi KBO Babel, Perkuat Etika di Tengah Persaingan Media

PANGKALPINANG, PALEMBANGSEKILAN.COM— Persaingan antarmedia di era digital tak lagi sebatas siapa yang paling cepat memberitakan. Di tengah derasnya arus informasi dan kompetisi merebut perhatian publik, ada batas yang tak semestinya diterobos: etika, profesionalisme, serta sikap saling menghormati sesama insan pers.

Pesan itu mengemuka dalam kunjungan silaturahmi Media Nasional Kejar Berita News (KBN) di bawah naungan PT Kejar Konsultan Indonesia ke Kantor Berita Online Bangka Belitung (KBO Babel), Rabu (23/9/2026).

Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda bertamu dan berfoto bersama. Di balik suasana kekeluargaan, kedua pihak membicarakan realitas dunia media siber yang semakin kompetitif, sekaligus pentingnya menjaga komunikasi agar persaingan tidak berubah menjadi benturan antarsesama insan pers.

Rombongan Kejar Berita News dipimpin Pimpinan Umum Hardi Mardeni, S.H. didampingi Pemimpin Redaksi Lukman Hakim bersama sejumlah reporter KBN.

Kedatangan mereka disambut Penanggung Jawab KBO Babel Rikky Fermana, didampingi Wakil KBO Babel Muhamad Zen, Sekretaris Abdul Hamid, Wakil Sekretaris Wenki, Koordinator Liputan *Budi Yanto, serta Jon Kenedi.

Dalam pertemuan tersebut, Penanggung Jawab KBO Babel Rikky Fermana mengapresiasi langkah Kejar Berita News yang memilih membangun komunikasi langsung dengan sesama media.

Menurut Rikky, kompetisi dalam dunia pers merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari. Namun, kompetisi tidak seharusnya menghapus ruang untuk saling menghormati dan menjaga hubungan baik.

“Saya Rikky Fermana, Penanggung Jawab KBO Babel, mengucapkan terima kasih kepada teman-teman dari Kejar Berita News yang sudah meluangkan waktu dan bersilaturahmi ke Kantor Berita Online ini,” ujar Rikky.

Ia menjelaskan, KBO Babel merupakan wadah berhimpunnya perusahaan media, wartawan media siber nasional maupun lokal, serta insan pers di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Baca Juga :  Curhat Pengendara Soal Putaran Depan Kampus IGM: Buka Tutup Tak Jelas

Karena itu, komunikasi antarmedia dinilai penting agar hubungan profesional tetap terjaga, terutama ketika masing-masing media memiliki kepentingan, jaringan, mitra, dan karakter pemberitaan yang berbeda.

“Dengan adanya silaturahmi ini, saya berharap ke depannya terjalin komunikasi yang baik, bersinergi, dan ke depan bisa bekerja sama antarmedia, dan menjaga kelangsungan mitra masing-masing dengan saling mendukung dan menghormati,” tuturnya.

Sementara itu, Pimpinan Umum Kejar Berita News, Hardi Mardani, menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen membangun hubungan yang sehat dengan sesama insan pers.

“Terima kasih atas waktu dan sambutan yang diberikan KBO Babel kepada kami. Tujuan saya ke sini adalah sebagai tanda komitmen kami untuk mempererat hubungan sesama insan pers, saling mendukung dan menghormati kemitraan yang sudah terjalin,” ujar Hardi.

Menurutnya, hubungan antarmedia tidak semestinya dibangun hanya ketika memiliki kepentingan yang sama. Komunikasi justru menjadi penting ketika terdapat perbedaan sudut pandang maupun kepentingan di lapangan.

Hal senada disampaikan Wakil KBO Babel Muhamad Zen. Ia menilai silaturahmi akan kehilangan makna apabila hanya berhenti pada pertemuan seremonial.

“Saya berharap pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi sampai di sini saja. Yang saya harapkan adalah komitmen kita sebagai pers,” ucap Zen.

Zen bahkan mengingatkan agar hubungan baik yang dibangun antarsesama pers tidak berubah menjadi konflik setelah masing-masing kembali menjalankan aktivitas jurnalistik.

“Jangan sampai di sini kita duduk bersama, bersilaturahmi dengan baik, kemudian setelah pulang kita saling serang. Tapi saya percaya kepada teman-teman sesama pers bisa menjaga komitmen bahwa kita ini bisa menjaga dan menjalin hubungan yang baik,” tuturnya.

Pesan tersebut menjadi relevan di tengah perubahan lanskap media digital. Kecepatan publikasi, persaingan mendapatkan pembaca, serta tingginya intensitas distribusi informasi melalui berbagai platform membuat setiap media dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga cermat dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  Ayam Berleher Bolong di Lotte Grosir Diduga Tak Sesuai Proses Penyembelihan Halal

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas perkembangan media siber di Bangka Belitung, termasuk pentingnya menjaga kualitas informasi, akurasi pemberitaan, keberimbangan, serta komunikasi antarmedia.

Persaingan, dengan demikian, ditempatkan sebagai bagian dari dinamika profesi, bukan alasan untuk mengabaikan etika.

Masing-masing media tetap memiliki ruang untuk menentukan kebijakan redaksi dan menjalankan fungsi jurnalistiknya. Namun, ketika muncul perbedaan atau persoalan, komunikasi dan penghormatan terhadap mekanisme jurnalistik menjadi bagian penting dalam menjaga marwah profesi.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan terbuka. Sebagai simbol apresiasi dan hubungan baik, Kejar Berita News menyerahkan cinderamata berupa plakat kepada Penanggung Jawab KBO Babel, Rikky Fermana.

Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama jajaran KBO Babel dan Kejar Berita News.

Silaturahmi tersebut sekaligus mengirim pesan sederhana: media boleh bersaing mendapatkan pembaca, tetapi tidak harus bermusuhan untuk menjadi yang terdepan.

Di tengah kompetisi yang semakin ketat, kualitas pemberitaan, etika jurnalistik, komunikasi, dan saling menghormati justru menjadi fondasi agar pers tetap dipercaya publik. (Nto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *