PALEMBANG – Kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang kembali menjadi sorotan tajam. Pasalnya, fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan Jalan Noerdin Pandji atau yang akrab dikenal sebagai jalan baru dekat TPA Sukawinatan kondisinya mati total. Warga pun mendesak adanya aksi nyata dari instansi terkait, bukan sekadar seremonial atau pencitraan di media sosial.
Keluhan ini salah satunya datang dari DB (30), seorang warga setempat yang saban hari harus bertaruh nyawa saat pulang kerja melintasi jalur gelap gulita tersebut.
“Ya, sangat hati-hati karena kita tidak tau lobang di jalan dan dieperkirakan kondisi 20 lampunya mati,” keluh DB kepada www.palembangsekilan.com, Senin (1/6/2026).
Kondisi jalan yang gelap ditambah ancaman lubang yang tidak terlihat jelas dinilai sangat membahayakan keselamatan pengendara. DB pun meminta agar Wali Kota Palembang mengambil tindakan tegas dengan menginstruksikan Kepala Dinas Perhubungan untuk segera turun tangan.
“Kami meminta kepada bapak wali kota Palembang ratu dewa agar segera perintahkan kadishub nya agar persoalan ini segera selesai,” terangnya.
Sorotan ini terasa kian ironis mengingat Pemerintah Kota Palembang saat ini gencar mengampanyekan program kerja “Palembang Terang Benderang”. Dishub Kota Palembang dinilai lamban dan tidak responsif dalam mengejawantahkan visi taktis tersebut di lapangan.
Kadishub Diminta Fokus Aksi Nyata, Bukan Konten
Kritik pedas juga mengarah langsung kepada Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Supriyanto, ATD., MM. Di tengah banyaknya keluhan infrastruktur jalan yang minim penerangan, Kadishub justru dinilai terlalu sibuk memproduksi konten media sosial yang tidak memberikan dampak langsung terhadap keselamatan nyawa warga di jalan raya.
Publik kini menantang dan menunggu pembuktian dari Kadishub Palembang untuk mengalihkan fokus kinerjanya. Momentum ini dinilai sebagai waktu yang tepat bagi Dishub untuk membuktikan bahwa mereka mampu menghadirkan “konten” berupa aksi nyata yang bermanfaat langsung bagi keselamatan masyarakat, bukan sekadar kosmetik di ruang digital.(Nto)












