Diduga Abai Manajemen Massa, Kelalaian HS Picu Kericuhan Penukaran Tiket Konser SLANK di Palembang

PALEMBANG, PALEMBANGSEKILAN.COM — Kericuhan mewarnai proses penukaran tiket konser musik yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 24 Mei 2026 mendatang. Berdasarkan video yang beredar luas di akun media sosial Instsgram @sumsela1 pada Jumat (22/5/2026), antrean calon penonton berubah menjadi ajang saling dorong akibat ketidaksiapan panitia dalam mengelola massa yang membeludak.

Situasi yang tidak kondusif ini memicu desakan dari berbagai pihak, termasuk redaksi media ini dan masyarakat, agar pihak berwenang meninjau ulang atau bahkan membatalkan izin konser tersebut. Kekhawatiran ini mendasar jika pada tahapan pra-acara saja kerusuhan sudah pecah, potensi gesekan yang lebih besar saat konser berlangsung tentu meningkat tajam.

Padahal, Provinsi Sumatra Selatan dan Kota Palembang selama ini memegang teguh predikat sebagai wilayah zero conflict (nol konflik). Memaksakan gelaran acara berskala besar tanpa kesiapan matang dari panitia lokal dinilai dapat mencederai komitmen keamanan yang selama ini dijaga ketat oleh masyarakat dan aparat daerah.

Langkah Pencegahan Kericuhan Lanjutan

Guna mengantisipasi eskalasi massa dan menjaga kondusivitas Kota Palembang, beberapa langkah taktis dan preventif berikut wajib segera diambil:

Audit Kesiapan Penyelenggara (SOP): Aparat kepolisian setempat harus melakukan evaluasi total terhadap sistem manajemen massa (crowd management) yang dimiliki panitia HS.

Penghentian Sementara Penukaran Tiket Fisik: Mengubah mekanisme penukaran menjadi sistem berbasis digital atau membagi lokasi penukaran di beberapa titik guna mengurai konsentrasi massa.

Pembatasan Kuota Penonton: Jika konser tetap berjalan, jumlah penonton di dalam venue harus dipangkas dari kapasitas maksimal demi memastikan ruang gerak dan jalur evakuasi yang aman.

Diskualifikasi Izin jika Melanggar: Pemerintah daerah dan kepolisian daerah harus berani mengambil tindakan tegas berupa pembatalan acara jika pihak HS tidak mampu menjamin keamanan secara tertulis.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Sumsel H. Nopianto Apresiasi BNNP Sumsel Musnahkan Ribuan Ekstasi Jaringan Internasional

Sampai berita ini diturunkan, pihak penyelenggara HS belum memberikan pernyataan resmi terkait kericuhan di lokasi penukaran tiket maupun kejelasan nasib konser pada 24 Mei mendatang. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *