Lampu Jalan Mati! Satu Bulan Laporan Tidak ditindak Lanjuti, Warga Plaju Darat : Ibadah Tarawih dan Subuh Gelap Gulita

PALEMBANG – Menjelang bulan suci Ramadhan, warga di Kelurahan Plaju Darat, khususnya di kawasan Jalan Tegal Binangun, Lorong Langgar (RT 26 RW 19), menyuarakan keluhan terkait kondisi infrastruktur jalan yang minim penerangan. Hingga saat ini, fasilitas lampu jalan di wilayah tersebut dilaporkan mati total, sehingga menciptakan kondisi jalan yang gelap gulita dan rawan bagi pengguna jalan.

Sudah Melapor Sejak Januari

Berdasarkan pengaduan salah satu warga bernama Repriyansyah melalui layanan Rumah Aspirasi Pemkot Palembang, laporan mengenai matinya lampu jalan ini sebenarnya telah diajukan sejak tanggal 12 Januari 2026.

Meskipun laporan tersebut telah diterima dan dijanjikan akan diteruskan ke dinas terkait, warga menyayangkan belum adanya realisasi perbaikan di lapangan hingga memasuki akhir bulan Februari.

“Sudah sebulan lebih kami melaporkan ini, tapi sampai sekarang belum ada realisasi. Padahal balasan chat-nya bilang akan diteruskan ke dinas terkait,” ujar warga dalam sebuah komentar di media sosial yang ditujukan kepada Wali Kota Palembang. Sabtu (21/2/2026)

Kekhawatiran Menjelang Ramadhan

Urgensi perbaikan lampu jalan ini semakin mendesak mengingat umat Muslim akan segera melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan. Warga merasa khawatir saat harus berangkat menuju masjid untuk melaksanakan salat Tarawih di malam hari maupun salat Subuh dalam kondisi lorong yang remang-remang dan gelap.

Kondisi ini dianggap dapat membahayakan keselamatan warga, baik dari sisi keamanan lingkungan maupun risiko kecelakaan kecil akibat jalan yang tidak terlihat jelas.

Harapan Warga kepada Pemerintah Kota

Melalui unggahan di media sosial, warga sangat berharap agar Penjabat (Pj) Wali Kota Palembang segera turun tangan memberikan instruksi kepada dinas terkait agar lampu jalan di Lorong Langgar segera dihidupkan kembali.

Baca Juga :  Pertama di OKU! PLN Latih Guru dan Siswa SMK Negeri 3 OKU Konversi Motor Listrik

“Tolong nian Pak Wali, agar warga bisa tenang dan aman saat hendak beribadah,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu kepastian dari pihak Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Palembang untuk segera melakukan pengecekan dan perbaikan di lokasi tersebut. (kV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *