PALEMBANG, PS.COM — Peringatan Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November 2025 menjadi momentum penting untuk kembali menegaskan betapa strategisnya peran para pendidik dalam membentuk masa depan bangsa. Di tengah derasnya arus digitalisasi, guru kini menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibandingkan sebelumnya.
Tokoh pemerintahan sekaligus birokrat muda, Deswan Ahsani S.STP., M.Si, memberikan apresiasi sekaligus pesan mendalam pada peringatan hari bersejarah ini. Menurutnya, guru bukan sekadar profesi, tetapi fondasi moral dan intelektual yang menjaga arah generasi penerus.
Dalam pernyataannya, Deswan menegaskan:
“Di era digitalisasi saat ini peran pendidik sangatlah penting karena tantangan semakin besar. Sang pendidik harus bisa menanamkan moralitas dan intelektualitas secara bersamaan ditengah derasnya pengaruh negatif dari mudahnya pengaksesan konten-konten dan situs yang bersifat negatif yang dampaknya sangat besar bagi generasi penerus. Pada hari spesial ini saya mengucapkan Selamat Hari Guru, semoga selalu menjadi teladan dan jangan pernah lelah untuk menghasilkan generasi yang berkualitas.” Selasa (25/11/2025).
Penekanan Deswan tersebut sejalan dengan kondisi saat ini, di mana akses digital yang tak terbatas bukan hanya memberikan peluang, tetapi juga membawa risiko besar bagi tumbuh kembang anak. Karena itu, ia menilai guru membutuhkan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat agar tetap mampu menjalankan perannya secara optimal.
Ia juga menambahkan bahwa Hari Guru Nasional bukan hanya seremoni tahunan, melainkan pengingat bahwa bangsa ini berdiri karena jasa mereka yang sabar, telaten, dan konsisten menanamkan nilai kehidupan di ruang-ruang belajar.
Dengan berbagai tantangan era digital, Deswan berharap para pendidik tetap semangat dan terus menjadi suluh bagi generasi muda.










