Wifi Gratis di Palembang 3 Hari Tanpa Data, Kominfo Diminta Serius Evaluasi Layanan Publik

Palembang, PScom– Program wifi gratis milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Palembang menuai sorotan. Selama tiga hari terakhir, layanan yang seharusnya membantu masyarakat menikmati akses internet tanpa biaya justru tidak dapat digunakan karena ketiadaan data.

Ironisnya, sinyal yang ditangkap perangkat pengguna menunjukkan kondisi penuh (4 bar), seolah-olah stabil, tetapi faktanya tak ada koneksi data. Kejadian ini terjadi di titik layanan wifi gratis kawasan Taman Pom IX, yang biasa dimanfaatkan warga dan mahasiswa sekitar.

“Saya baru hari ini ke sini, sinyal bagus tapi tak ada internet atau data,” ungkap Anggun, salah seorang pengunjung. Jumat (26/9/2025)

Keluhan serupa datang dari seorang driver ojek online berinisial Am. Ia menilai, kejadian ini bertolak belakang dengan semangat janji pemerintah kota yang digadang melalui kepemimpinan Ratu Dewa dan Prima Salam.
“Kecewa iya, karena tiga hari beruntun kita mampir ke sini tidak ada sambungan datanya,” ujarnya.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah gangguan hanya terjadi di satu titik, atau juga meluas ke lokasi lain yang difasilitasi wifi gratis oleh Diskominfo Palembang? Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi melalui WhatsApp kepada pejabat terkait belum mendapat respons.

Sebagai program layanan publik, wifi gratis seharusnya dipastikan berfungsi optimal, bukan hanya sebatas papan nama atau sinyal kosong. Kehadirannya di ruang publik seperti taman kota, kampus, dan pusat keramaian bukan sekadar janji politik, tetapi kebutuhan nyata masyarakat di era digital.

Gangguan berhari-hari tanpa penjelasan resmi dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah kota. Lebih jauh, hal ini juga merugikan pelajar, pekerja daring, hingga driver ojol yang menggantungkan akses internet untuk aktivitas sehari-hari.

Diskominfo Palembang dituntut segera memberikan klarifikasi sekaligus solusi. Evaluasi teknis, pemeliharaan jaringan, hingga manajemen anggaran perlu dibuka transparan agar program wifi gratis benar-benar dirasakan manfaatnya.

Baca Juga :  Iklan Miras Bikin Resah, Dua Kepala Dinas Palembang Kompak Bertindak Demi Lindungi Lingkungan Anak Sekolah

Fungsi media dalam hal ini jelas menjadi kontrol sosial, mengingatkan pemerintah agar tidak berhenti pada pencitraan, tetapi fokus pada pelayanan. Wifi gratis bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan jantung konektivitas digital yang mendukung literasi, pendidikan, dan aktivitas ekonomi warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed