Bangkok, Pscom – Warga di pusat kota Bangkok, Thailand, digemparkan dengan munculnya sinkhole raksasa pada Rabu (23/9/2025). Lubang amblas itu terbentuk hanya dalam hitungan menit dan langsung menelan seluruh benda di atasnya, termasuk tiang listrik.
Dalam rekaman yang beredar di media sosial, terlihat jelas jalanan yang semula padat tiba-tiba runtuh perlahan hingga akhirnya ambles sepenuhnya. Hanya dalam satu menit, area yang tadinya ramai berubah menjadi lubang raksasa dengan aliran air deras di bagian dalamnya.
Peristiwa ini sontak memicu kepanikan warga sekitar. Beberapa saksi mata menyebut suara gemuruh terdengar sesaat sebelum tanah runtuh. “Awalnya hanya retakan kecil, tapi kemudian tanah seperti disedot ke bawah. Semua orang menjerit dan berusaha menjauh,” ungkap salah seorang warga yang berada di lokasi.
Otoritas setempat segera menutup area kejadian dan melakukan pengalihan arus lalu lintas untuk mencegah korban. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai adanya korban jiwa, namun pihak berwenang masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi.
Sinkhole sendiri dikenal sebagai fenomena alam berupa lubang besar yang terbentuk akibat runtuhnya lapisan tanah atau batuan ke dalam rongga bawah permukaan. Faktor pemicunya bisa beragam, mulai dari erosi tanah oleh aliran air, aktivitas pembangunan yang berlebihan, hingga struktur tanah yang rapuh.
Para pakar geologi Thailand menduga aliran air deras yang muncul di dalam lubang merupakan salah satu indikasi bahwa rongga bawah tanah di kawasan itu sudah lama tergerus sebelum akhirnya runtuh. Pemerintah Bangkok dikabarkan segera membentuk tim investigasi khusus untuk menyelidiki penyebab utama kejadian ini sekaligus memastikan keamanan lingkungan sekitar.
Insiden sinkhole di pusat kota Bangkok ini menjadi peringatan keras bagi otoritas setempat. Selain menyoroti masalah tata kota dan drainase, fenomena tersebut juga memperlihatkan pentingnya pemetaan geologi di wilayah perkotaan yang padat penduduk.
Hingga berita ini diturunkan, area sinkhole masih dipasangi garis pengaman. Warga diminta tetap waspada dan menghindari lokasi untuk mencegah potensi bahaya lanjutan.












