Banyuasin, Palembangsekilan.com – Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan tenaga honorer kategori R4 yang telah lama mengabdi di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Pernyataan ini disampaikan dalam rapat Pemetaan Non ASN kategori R4 bersama Sekretaris Daerah, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A, IPU, ASEAN Eng, di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati, Selasa (12/8).
Bupati Askolani menyampaikan apresiasi tinggi kepada para honorer yang telah mengabdikan waktu dan tenaga selama bertahun-tahun di Banyuasin. Ia memastikan pemerintah daerah akan melakukan langkah nyata untuk mengakomodir mereka dalam proses pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
“Kita akan memperjuangkan kalian yang telah lama bekerja di Kabupaten Banyuasin. Ada 982 orang yang didata, kita akan membentuk tim verifikasi untuk mendata 982 orang tersebut untuk dicek apakah benar bekerja di instansi terkait, saya harapkan yang benar-benar diangkat nanti untuk R4 yang pertama memang bekerja di Pemerintahan Kabupaten Banyuasin, kedua sesuai anggaran daerah, dan ketiga memang dibutuhkan. Kita akan perketat seleksi,” jelasnya.
Rapat ini digelar sebagai tindak lanjut dari surat Kementerian yang memperbolehkan pengangkatan PPPK paruh waktu bagi honorer R4. Meski demikian, Bupati Askolani menegaskan bahwa prosesnya tidak akan serta-merta, melainkan melalui mekanisme seleksi yang ketat untuk memastikan kesesuaian kebutuhan dan efisiensi penggunaan anggaran.
“Tentunya dari 982 tenaga honorer R4 yang terdata akan diseleksi secara ketat. Pemeriksaan digelar selama lima hari, nantinya ada tim verifikasi yang turun untuk memeriksa ke seluruh OPD agar memastikan kebutuhan dinas memang sesuai kebutuhan,” ungkapnya.
Langkah ini diharapkan mampu memberikan kepastian bagi tenaga honorer yang telah lama mengabdi, sekaligus memastikan bahwa formasi yang tersedia benar-benar terisi oleh tenaga yang dibutuhkan, sesuai kemampuan dan ketersediaan anggaran daerah.













