PALEMBANG, PALEMBANGSEKILAN.COM — Wali Kota Palembang Ratu Dewa secara resmi meluncurkan program Ruang Bersama Indonesia (RBI) dengan menetapkan delapan kelurahan sebagai proyek percontohan (pilot project). Inisiatif strategis yang digagas Ratu Dewa ini menjadi langkah krusial Pemkot Palembang dalam memperkokoh pemberdayaan perempuan, memperketat perlindungan anak, serta memupuk ketahanan keluarga berbasis partisipasi aktif masyarakat di tingkat tapak.
Prosesi peluncuran dan deklarasi RBI berlangsung penuh khidmat di Jalan Perguruan, RT 34 RW 12, Kelurahan Plaju Ulu, Kecamatan Plaju, Palembang, pada Rabu (30/9/2026). Agenda tersebut dihadiri langsung oleh Ratu Dewa bersama jajaran perangkat daerah, camat, lurah, kader PKK, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).
Dalam arahannya, Ratu Dewa menekankan bahwa keberadaan RBI tidak boleh dimaknai secara sempit sebatas pembangunan infrastruktur fisik semata. Lebih jauh, Ratu Dewa merancang ruang ini sebagai episentrum kolaborasi, wadah penyaluran aspirasi, hingga sarana lahirnya gagasan inovatif bagi warga.
“Substansi pentingnya bagaimana camat dan lurah mengajak warga terlibat secara langsung. Tidak hanya perempuan, tetapi juga kelompok rentan lainnya dan seluruh masyarakat, sehingga bisa memanfaatkan ruang bersama ini untuk banyak hal positif,” tegas Ratu Dewa.
Ratu Dewa juga menggarisbawahi bahwa efektivitas dan keberlanjutan program ini sangat ditentukan oleh komitmen kolektif warga. Oleh sebab itu, ia mengimbau jajaran pimpinan wilayah hingga kader PKK untuk secara aktif menghidupkan ekosistem RBI. Ke depan, ruang ini disiapkan untuk menampung berbagai aktivitas pemberdayaan, forum diskusi, pengembangan kreativitas, hingga kegiatan produktif seperti penguatan ketahanan pangan berbasis pemanfaatan pekarangan.
Melihat potensi besar program ini, Ratu Dewa mendorong akselerasi perluasan jangkauan. Dari rencana awal pengembangan 50 kelurahan pada 2027, Ratu Dewa menginstruksikan agar target tersebut ditingkatkan hingga menembus sekurang-kurangnya 100 kelurahan.
Menyambut komitmen Ratu Dewa, Camat Plaju Bambang Andrianto menyatakan kesiapannya untuk mengawal implementasi program tersebut agar berdampak nyata bagi warga lokal.
“Kami jajaran Kecamatan Plaju berkomitmen penuh mendukung serta mengawal keberlanjutan program Ruang Bersama Indonesia ini. Kami siap memfasilitasi dan mengajak seluruh elemen masyarakat agar ruang ini benar-benar hidup, inklusif, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga di wilayah kami,” ujar Bambang Andrianto.
Sementara itu, Kepala Dinas PPPA Kota Palembang Dewi Isnaini memaparkan bahwa delapan kelurahan yang menjadi pionir RBI tahun 2026 meliputi Plaju Ulu, Lorok Pakjo, 3-4 Ulu, Sungai Sayur, Talang Jambi, Srijaya, Talang Aman, dan Ario Kemuning. Pelaksanaan program akan ditempuh secara bertahap dengan mengacu pada 11 indikator capaian yang membutuhkan sinergi lintas sektor.
Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh perwakilan Kementerian PPPA, Devy Nia Pradhika, atas komitmen nyata Ratu Dewa beserta jajaran Pemkot Palembang. Program RBI diharapkan dapat menjadi ruang kolaboratif yang solid dalam mengoptimalkan pemberdayaan perempuan, pemenuhan hak-hak anak, serta penguatan fondasi keluarga.
Melalui langkah tegas Ratu Dewa dalam memulai pilot project di delapan kelurahan ini, Pemkot Palembang memastikan program RBI tidak sekadar berhenti pada seremoni peluncuran, melainkan tumbuh menjadi wadah yang dinamis dan memberi kemanfaatan substantif bagi seluruh lapisan masyarakat.








