Jaga Tradisi Religius, Pengurus Masjid Jamiatul Muawanah Sukses Gelar Peringatan Asyura 10 Muharram 1448 H

BANYUASIN, PALEMBANGSEKILAN.COM– Semangat kebersamaan dan kekhusyukan menyelimuti Masjid Jamiatul Muawanah, Desa Sungai Pinang, dalam memperingati Hari Asyura atau 10 Muharram 1448 Hijriah. Sebagai bentuk syukur dan refleksi diri, pengurus masjid menggelar rangkaian kegiatan keagamaan yang telah menjadi agenda rutin tahunan bagi masyarakat setempat dengan menghadirkan penceramah dari Kota Palembang.

Ketua Masjid Jamiatul Muawanah, Ustadz Suhaimi Solihin, mengungkapkan bahwa peringatan Asyura bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk meningkatkan ketakwaan dan mempererat tali silaturahmi antarwarga.

“Kegiatan ini merupakan wujud syukur kita kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan. Melalui peringatan Asyura, kita ingin mengajak seluruh jamaah untuk meneladani sifat-sifat mulia para nabi dan memperkuat kesabaran serta keikhlasan dalam menjalani kehidupan sehari-hari sesuai dengan syariat Islam,” ujar Ustadz Suhaimi.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Bidang Peribadatan, Bapak Otong, menjelaskan bahwa substansi utama dari perayaan ini adalah peningkatan kualitas ibadah.

“Kegiatan ini difokuskan pada upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kami berharap dengan mendengarkan tausiyah dari penceramah, pemahaman keagamaan masyarakat semakin dalam, sehingga semangat beribadah, baik secara ritual maupun sosial, dapat terus meningkat dan membawa keberkahan bagi desa kita,” tutur Otong.

Sementara itu, Kepala Dusun 4 Desa Sungai Pinang, Stela, menyampaikan harapan besarnya agar kegiatan ini memberikan dampak positif bagi kerukunan warga.

“Harapan saya, kegiatan ini dapat menjadi perekat persaudaraan yang lebih erat di lingkungan kita. Semoga nilai-nilai religius yang disampaikan hari ini dapat diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, menciptakan lingkungan yang harmonis, penuh kasih sayang, dan senantiasa berada dalam lindungan serta ridho Allah SWT,” pungkas Stela.

Rangkaian kegiatan peringatan 10 Muharram ini diakhiri dengan doa bersama, sebagai bentuk permohonan agar masyarakat Desa Sungai Pinang senantiasa diberikan kesehatan, kedamaian, dan keberkahan dalam menyambut tahun baru Hijriah. (Va)

Baca Juga :  Dua Tahun Tak Diurus? Lahanmu Bisa Hilang Disita Negara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *