Buka JAMDA IX Pramuka Sumsel 2026, Wagub Cik Ujang Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Mandiri Pangan

PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang membuka secara resmi Jambore Daerah (Jamda) IX Gerakan Pramuka Sumsel Tahun 2026 yang digelar Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumsel di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Gandus, Palembang, Kamis (18/6/2026).

Pada kesempatan tersebut, Cik Ujang menegaskan bahwa Jamda merupakan sarana strategis dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berkarakter, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan keterampilan, serta menanamkan nilai-nilai luhur kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Wagub menilai tema Pramuka Mandiri Pangan yang diangkat dalam Jamda IX sangat relevan dengan tantangan pembangunan saat ini. Menurutnya, generasi muda harus memiliki kepedulian terhadap ketahanan pangan, mampu memanfaatkan potensi lokal, dan mandiri dalam memenuhi kebutuhan hidup.

“Pramuka harus menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan, pertanian sederhana, hingga inovasi pangan berbasis potensi daerah,” tegasnya.

Selain itu, Cik Ujang mengingatkan pentingnya kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, Pramuka masa kini tidak hanya harus memiliki keterampilan di alam terbuka, tetapi juga dibekali kemampuan digital, literasi informasi, dan pola pikir kritis.

“Pramuka masa kini tidak hanya terampil di alam terbuka, tetapi juga harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi. Pemanfaatan teknologi digital, kecakapan literasi informasi, serta kemampuan berpikir kritis harus menjadi bagian dari kompetensi setiap anggota Pramuka,” katanya.

Ia berharap seluruh peserta dapat menjadikan Jamda sebagai wadah pembelajaran dan pengembangan diri agar menjadi generasi yang tangguh, kreatif, berintegritas, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Pramuka adalah pelopor. Pramuka adalah agen perubahan. Dari sinilah akan lahir calon-calon pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam karakter, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan bangsa,” tutupnya.

Baca Juga :  Bukber Penuh Optimisme, Cik Ujang Kobarkan Semangat Sumsel United Menuju Liga 1

Sementara itu, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumsel, Riza Pahlevi, mengajak seluruh peserta memanfaatkan Jamda sebagai sarana memperluas persahabatan, memperkuat semangat gotong royong, serta menjadi teladan di lingkungan masing-masing.

Ia juga menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka Sumsel selama dua tahun berturut-turut berhasil mempertahankan predikat sebagai salah satu Pramuka Tergiat tingkat nasional.

Jamda IX Sumsel 2026 diikuti 1.248 Pramuka Penggalang terbaik dari seluruh Kwarcab se-Sumatera Selatan. Beragam kegiatan diselenggarakan selama jambore, mulai dari wisata rotasi, edukasi pendidikan, pentas seni budaya, hingga festival kuliner.

Kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar dengan melibatkan sedikitnya 20 pelaku UMKM lokal di kawasan perkemahan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Ketua Pelaksana Jamda IX yang juga Wakil Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumsel, H. M. Giri Ramanda N. Kiemas, menyampaikan bahwa Jamda IX Tahun 2026 mengusung tema “GEMAR” (Gembira, Mandiri, Berkarakter).

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan memfasilitasi pertemuan seluruh Pramuka Penggalang di Sumatera Selatan guna mempererat persatuan, meningkatkan keterampilan, memperluas wawasan, serta menyiapkan calon pemimpin masa depan. (ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *