PALEMBANG – Wakil Sekretaris PW GP Ansor Sumatera Selatan, Dodi Hari Utama, S.E., M.M., memberikan apresiasi mendalam terhadap pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Kota Palembang. Menurutnya, agenda mingguan ini bukan sekadar rutinitas olahraga, melainkan cerminan dari arah baru peradaban kota yang lebih maju, sehat, dan berkelas.
Dalam keterangannya, Dodi menekankan bahwa di tengah kepadatan dinamika urban, CFD hadir sebagai ruang refleksi kolektif. Ia menilai kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari kecepatan kendaraan dan masifnya pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas hidup masyarakatnya.
“Masyarakat kini mampu menikmati udara bersih, ruang publik yang nyaman, serta interaksi sosial yang hangat dan inklusif. Inilah indikator kemajuan yang sesungguhnya,” ujar Dodi. Minggu (17/5/2026) seusai menemui orang nomor satu di kota Palembang.
Lebih lanjut, tokoh muda Ansor Sumsel ini menyebut CFD sebagai simbol transformasi. Ia melihat Palembang tengah bergerak menjadi kota yang matang secara kesadaran lingkungan dan kemanusiaan. Langkah kaki masyarakat di jalanan tanpa kendaraan adalah pernyataan tegas mengenai kesiapan warga dalam mengadopsi gaya hidup sehat yang berkelanjutan.
“Mendukung CFD berarti mengambil bagian dalam sebuah visi besar: membangun Palembang sebagai kota yang berdaya saing, berwawasan lingkungan, dan berorientasi pada masa depan,” tambahnya.
Dodi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga semangat kebersamaan ini sebagai warisan bagi generasi mendatang. Ia berharap komitmen kuat ini menjadikan CFD sebagai identitas baru bagi Palembang—sebuah kota yang hidup, bernapas, dan tumbuh bersama warganya menuju masa depan yang lebih gemilang. (Nto)







