Gantikan Jembatan Kayu Nyaris Roboh, Polres Muba Hadirkan Jembatan Besi Lebih Aman

Musi Banyuasin, Palembangsekilas.com – Kepolisian Resor Musi Banyuasin (Polres Muba) menunjukkan langkah nyata dalam merespons keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur yang rusak. Bersama PT Marga Bara Jaya (PT MBJ) serta dukungan masyarakat setempat, Polres Muba membangun sebuah jembatan besi yang menghubungkan Kelurahan Bayung Lencir dengan Desa Mendis, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin.

Pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan selama empat hari, mulai 23 hingga 26 Februari 2026. Infrastruktur vital ini berada di Sungai Sarim, tepatnya di RT 09 RW 02, Kelurahan Bayung Lencir.

Kehadiran jembatan besi tersebut menggantikan jembatan kayu lama yang kondisinya telah mengalami kerusakan parah dan nyaris roboh. Keadaan itu sebelumnya menimbulkan kekhawatiran karena membahayakan keselamatan warga yang setiap hari melintasinya.

Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo, menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya terkait akses infrastruktur yang aman dan layak.

“Jembatan kayu sebelumnya sudah tidak layak digunakan dan sangat berisiko bagi masyarakat,” ujar AKBP Ruri.

“Melalui kerja sama dengan PT MBJ dan dukungan penuh warga, kami membangun jembatan besi yang lebih kokoh agar bisa dimanfaatkan dengan aman,” tambahnya.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara institusi Polri, pihak swasta, dan masyarakat dalam mendukung kepentingan umum.

“Polri hadir tidak hanya dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga berupaya memberikan solusi terhadap kebutuhan masyarakat,” jelas Kapolres.

“Semoga jembatan ini dapat memperlancar mobilitas warga serta mendukung peningkatan aktivitas perekonomian daerah setempat,” harapnya.

Secara teknis, jembatan yang dibangun memiliki bentang sepanjang 12 meter dengan lebar 2,7 meter. Struktur tersebut melintasi Sungai Sarim yang memiliki lebar sekitar 8 meter.

Baca Juga :  Senjang di Festival Randik 2025 : Suara Rakyat Musi Banyuasin yang Tidak Lekang Zaman

Konstruksi jembatan dirancang dengan material besi yang kokoh dan mampu menahan beban kendaraan antara dua hingga tiga ton. Dengan spesifikasi tersebut, jembatan dapat dilintasi secara aman oleh kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat dengan kapasitas terbatas.

Saat ini, jembatan besi tersebut telah rampung dan mulai dimanfaatkan sebagai sarana penyeberangan utama bagi warga Desa Mendis dan Kelurahan Bayung Lencir.

Kapolres menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini bukanlah akhir dari upaya kepolisian dalam membantu masyarakat, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan Polres Muba dalam memberikan pelayanan terbaik.

“Dalam waktu dekat, kami juga merencanakan perbaikan jembatan sungai di wilayah Kecamatan Lais dan Sungai Keruh,” pungkasnya. (nto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *