Dukung Kemajuan Pesantren, Ratu Dewa Beri Bantuan Pribadi Rp20 Juta di Pembukaan FGIK

Palembang, Palembangsekilan.com – Wali Kota Palembang Ratu Dewa resmi membuka Festival Generasi Islam Kreatif (FGIK) 2026 di Pondok Pesantren Modern Terpadu Nurul Qomar, Senin (26/1/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 28 Januari 2026 ini mengusung tema “Membentuk Pribadi Intelektual dan Berkarakter Islami.”

Dalam sambutannya, Ratu Dewa menegaskan pentingnya pesantren dalam melahirkan generasi yang berakhlak Qurani, beretika, beridealisme, dan memiliki wawasan luas, termasuk dalam menghadapi perkembangan teknologi digital.

“Saya berharap dari Pondok Pesantren Nurul Qomar lahir generasi Qurani yang memiliki etika, idealisme, dan akhlakul karimah. Selain itu, santri juga harus dibekali kompetensi, literasi, dan keterbukaan wawasan, termasuk pemahaman digital dan kecerdasan buatan (AI),” ujar Ratu Dewa.

Ia juga menekankan pentingnya literasi digital, khususnya dalam menyikapi arus informasi di media sosial.

“Santri harus mampu memilah konten yang baik di media sosial. Pesantren harus adaptif terhadap perkembangan zaman dan mampu berkompetisi secara sehat ke depan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Palembang juga meresmikan Raudatul Athfal (RA) Pondok Pesantren Nurul Qomar sebagai bagian dari penguatan pendidikan sejak usia dini.

Ketua Pembina Yayasan Pondok Pesantren Nurul Qomar, Wijaya, mengatakan FGIK dirancang untuk membentuk generasi muda yang islami, berintelektual tinggi, serta tangguh secara mental dan spiritual.

“Kami tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga aspek afektif dan psikomotorik. Peserta tidak hanya belajar teori Islam, tetapi juga penafsiran, pemahaman, penghayatan, hingga pengamalan nilai-nilai Islam,” jelasnya.

Ia menambahkan, festival ini juga bertujuan menanamkan pemahaman Islam yang moderat dan terbuka, agar tidak terjadi penafsiran sempit terhadap Al-Qur’an.

“Kami ingin generasi muda memahami Islam secara luas, tidak eksklusif, dan mampu menunjukkan bahwa Islam itu rahmatan lil ‘alamin,” tegasnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Andie Denaldie Pimpin Rapat Paripurna Penyerahan LHP BPK RI Atas Laporan Keuangan Pemprov Sumsel TA 2025

Dalam kesempatan tersebut, Mudhir Ponpes Nurul Qomar Ustadz Orbit Rupawan menyampaikan bahwa Walikota Palembang Ratu Dewa turut menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp20 juta guna untuk pengembangan pembelajaran Pondok Pesantren Nurul Qomar.

“Kegiatan ini menelan anggaran sebesar Rp42 juta dana sumbangan yang berhasil dihimpun untuk mendukung kegiatan,” ucapnya

Ia berharap Festival Generasi Islam Kreatif dapat terus digelar setiap tahun sebagai wadah pembinaan karakter, intelektualitas, dan spiritual generasi muda.”ujarnya

Dia menuturkan bahwa Festival ini diikuti oleh 84 lembaga dengan total 428 peserta, yang berkompetisi dalam 9 rangkaian lomba. “Kegiatan ini bertujuan membentuk generasi muda Qurani yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga mener jemahkan, memahami, dan mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.”tandasnya. (rmd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *