PALEMBANG — Sekolah Sepak Bola (SSB) Palembang Soccer Skills (PSS) kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu wadah pembinaan sepak bola usia dini yang konsisten melahirkan talenta muda berprestasi. Pada ajang Piala Sehati (Sehati Cup) U-12 tahun 2026, SSB PSS sukses mengamankan posisi juara ketiga setelah tampil kompetitif sepanjang turnamen yang digelar di Stadion Kamboja, Palembang, pada 16–17 Januari 2026.
Turnamen Sehati Cup merupakan festival sepak bola usia dini yang diselenggarakan oleh SSB Elang Emas Sriwijaya (Elmas) dan diikuti oleh berbagai sekolah sepak bola dari Palembang serta daerah sekitarnya. Ajang ini menjadi sarana penting untuk mengasah kemampuan teknis, mental bertanding, sekaligus menambah pengalaman kompetitif para pemain muda.
Pada pertandingan perebutan tempat ketiga, SSB PSS tampil dominan dan berhasil menaklukkan SSB Elmas dengan skor telak 3-0. Tiga gol kemenangan tim berjuluk PSS tersebut masing-masing dicetak oleh Dzaki Fairus, Aziz, dan Maulana Khaffa, yang menunjukkan ketajaman lini serang sejak menit awal pertandingan.
Sebelumnya, perjalanan Azzam dan rekan-rekan sempat terhenti di babak semifinal setelah harus mengakui keunggulan SSB Bumara melalui adu penalti. SSB Bumara sendiri akhirnya keluar sebagai juara turnamen usai mengalahkan SSB Patra Muda pada laga final.
Langkah SSB PSS menuju podium juara tidak diraih dengan mudah. Pada babak perempat final, mereka lebih dulu menyingkirkan SSB Putra Sunda, sebelum akhirnya memastikan diri finis di peringkat ketiga.
Selain membawa pulang trofi juara tiga, SSB PSS juga mencatatkan prestasi individu. Maulana Khaffa tampil menonjol dan sukses meraih gelar top skor atau pencetak gol terbanyak sepanjang turnamen.
Pelatih SSB PSS, Nelson, yang didampingi Deny Saputra dan Muhammad Fajri, mengapresiasi kerja keras para pemainnya. Ia menegaskan bahwa hasil yang diraih merupakan bagian dari proses pembinaan jangka panjang.
“Kami selalu menekankan kepada anak-anak untuk menikmati permainan dan terus belajar. Hasil tentu patut disyukuri, tetapi yang terpenting adalah perkembangan mereka dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya,” ujar Nelson.
Menurut pelatih berlisensi C AFC tersebut, turnamen usia dini sangat krusial untuk menambah jam terbang sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi pelatih dalam meningkatkan kualitas latihan.
Sebagai informasi, SSB PSS merupakan SSB afiliasi PSSI yang menjalani program latihan empat kali dalam sepekan. Latihan digelar di Lapangan AURI Talang Betutu setiap Senin dan Kamis, serta Lapangan SPD Super Soccer Mini Soccer setiap Rabu dan Jumat sore.
Dengan dukungan pelatih berlisensi seperti Subagio (C AFC), Nelson (C AFC), dan Siswoyo (Lisensi D Nasional), SSB PSS kini bersiap menghadapi sejumlah agenda nasional, di antaranya Piala Soeratin, Liga TopSkor, Academy Super League, hingga Piala Menpora 2026. (*)







