Pita yang Terbelah, Hati yang Menyatu: Asrama Polri Rantau Bayur Jadi Penanda Harmoni

Banyuasin, PScom — Di bawah langit Rantau Bayur yang teduh, semangat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Kepolisian Republik Indonesia berbuah nyata. Sebuah asrama baru berdiri megah di Desa Tebing Abang, menjadi simbol kesejahteraan bagi para personel Polsek Rantau Bayur yang tanpa lelah menjaga keamanan di bumi Serasan Sekate.

Pada Rabu (5/11/2025), Kapolres Banyuasin, AKBP RURI PRASTOWO, S.H., S.I.K., M.I.K., menandai babak baru itu dengan guntingan pita dan prasasti yang mengukir sejarah kecil namun bermakna besar. Asrama yang dibangun oleh Pemerintah Daerah Banyuasin melalui Dinas PUPR ini tak hanya berupa bangunan fisik, tetapi juga perwujudan dari niat tulus membangun pondasi kesejahteraan dan kedekatan Polri dengan masyarakat.

Suasana peresmian terasa khidmat. Hadir pula jajaran pejabat Polres Banyuasin, unsur Forkopimca Rantau Bayur, serta kepala desa se-Kecamatan Rantau Bayur. Di antara senyum dan doa yang mengalir, tercermin harapan akan semakin kuatnya kebersamaan antarinstansi dalam menjaga harmoni wilayah.

Kapolsek Rantau Bayur, AKP AFRIMANSYAH, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang tulus. Ia juga menghimbau kepada seluruh kepala desa untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi jika terjadi potensi gangguan kamtibmas.
Sementara itu, Camat Rantau Bayur, SARNUSI, S.Sos., M.M., menegaskan komitmen pemerintah kecamatan untuk selalu bersinergi dengan Polsek Rantau Bayur.

“Kegiatan ini merupakan langkah yang sangat luar biasa dari Polsek Rantau Bayur dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pembangunan asrama polisi di wilayah Polsek Rantau Bayur ini bukan sekadar sarana fisik, namun juga menjadi simbol komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya penuh semangat.

Dalam sambutannya, Kapolres Banyuasin AKBP RURI PRASTOWO juga menekankan nilai kemanusiaan di balik pembangunan ini.

Baca Juga :  Polres Banyuasin Sapu Bersih Judi Sabung Ayam, Sepuluh Pelaku Terancam 10 Tahun Penjara

“Dengan adanya asrama ini, diharapkan personel dapat lebih dekat dengan masyarakat, lebih cepat dalam memberikan pelayanan, serta mempererat hubungan antara polisi dan warga,” ucapnya.

Rangkaian acara berlangsung hangat dimulai dengan doa dan sambutan, dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti, pemotongan pita, serta penyerahan santunan kepada anak yatim piatu. Di penghujung acara, rombongan Kapolres meninjau bangunan asrama yang kini menjadi rumah baru bagi pengabdi keamanan.

Peresmian ini bukan hanya menandai berdirinya bangunan baru, tetapi juga tumbuhnya semangat baru: semangat pengabdian yang lebih dekat, pelayanan yang lebih sigap, dan sinergi yang lebih kuat untuk Banyuasin yang aman dan damai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *