Anak SD Negeri di Palembang Main Gasing Paku Payung, Disdik Diminta Jangan Tunggu Ada Korban!

Opini Oleh : Palembangsekilan.com

Palembang, Pscom – Fenomena baru tengah merebak di kalangan anak-anak SD di Palembang. Sebuah permainan gasing sederhana yang dibuat dari penghapus, paku payung, dan isi staples kini viral di TikTok. Sepintas terlihat kreatif dan murah meriah, namun siapa sangka, di balik putaran gasing itu tersembunyi ancaman serius yang bisa melukai.

Di salah satu SD Negeri di Kota Palembang, sejumlah murid kelas 5 dan 6 tampak asyik mengadu gasing rakitan mereka. Sorak sorai tawa terdengar, tapi setiap putaran gasing seakan menjadi “bom waktu” yang bisa saja berujung tangis. Paku payung yang tajam dan potongan isi staples melekat di ujung gasing, berpotensi menusuk jari, mengenai mata, hingga menyebabkan luka serius.

Fenomena ini seolah menjadi alarm keras bagi dunia pendidikan. Kreativitas anak memang patut dihargai, namun kreativitas yang salah arah bisa berbuah petaka. Disdik Kota Palembang jangan tinggal diam. Sebelum ada korban, langkah cepat harus diambil—mulai dari sosialisasi bahaya permainan tersebut, edukasi ke sekolah-sekolah, hingga menggandeng guru dan orang tua untuk mengawasi aktivitas anak di luar jam belajar.

Pihak sekolah juga tak boleh abai. Guru perlu memberi ruang ekspresi bagi anak-anak, tapi tetap dalam koridor aman. Permainan tradisional bisa menjadi alternatif sehat untuk mengalihkan perhatian siswa dari tren berbahaya ini.

Kita tentu tak ingin permainan yang awalnya dianggap seru justru berubah menjadi tragedi. Viral di TikTok boleh saja, tapi jangan sampai “trending” itu menelan korban di bangku sekolah dasar.

Kini, saatnya semua pihak bergerak. Anak-anak butuh bimbingan, bukan sekadar larangan. Edukasi kreatif, pendampingan orang tua, dan ketegasan pihak sekolah adalah kunci. Jangan menunggu ada darah yang menetes baru kita sadar, bahwa sebuah gasing dari penghapus bisa lebih tajam dari sekadar mainan.

Baca Juga :  Insiden Doorstop Jambi: Humas Seharusnya Jadi Mitra, Bukan Penghalang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *