Insiden Viral Berakhir Damai, Ketua Komisi III DPRD Palembang Tekankan Semangat Kekeluargaan

Palembang, Pscom – Suasana sejuk dan penuh kelegaan kini menyelimuti DPRD Palembang usai beredarnya video viral terkait dugaan insiden pemukulan yang melibatkan Ketua Komisi III DPRD Palembang, Rubi Indiarta, SH, dengan seorang ASN di Dinas PUPR.

Rubi akhirnya memberikan klarifikasi dengan penuh ketegasan namun juga menekankan semangat perdamaian. Ia memastikan bahwa kabar yang berkembang tidak sesuai fakta. “Informasi itu keliru. Justru saya yang menjadi korban pemukulan. AA selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) itu lebih dulu memukul saya, baru kemudian ditarik keluar oleh rekan-rekan lain. Kejadian itu bukan baru, melainkan sudah terjadi sejak tanggal 5 lalu,” tegas Rubi saat dikonfirmasi, Jumat (22/8/2025).

Meski demikian, Rubi memilih langkah bijak. Ia mengedepankan penyelesaian damai sehingga suasana kerja tetap harmonis. “Sudah damai. Dia, inisial AA selaku PPK, sudah minta maaf, dan saya pikir tidak perlu diperpanjang lagi. Bagaimanapun, kita semua sama-sama masyarakat Palembang,” ujarnya.

Rubi juga menjelaskan duduk peristiwa tersebut. Insiden bermula saat Komisi III DPRD Palembang menggelar rapat resmi terkait laporan kegiatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), dengan kehadiran pihak Dinas PUPR melalui undangan resmi Ketua DPRD. Namun, sebelum rapat dimulai, terjadi ketegangan yang berujung insiden singkat. “Saat akan dimulai, PPK dari PU menghempaskan berkas lalu memukul saya. Untung segera dipisahkan dan ditarik keluar,” jelas politisi Partai Golkar itu.

Kini, ketegangan telah mencair, suasana kembali kondusif, dan hubungan kedua belah pihak dipastikan baik-baik saja. Rubi pun menegaskan bahwa masalah tersebut sudah ditutup dengan damai. Semangat kekeluargaan inilah yang menurutnya harus tetap dijaga demi keharmonisan bersama.

Baca Juga :  Janji Wali Kota Palembang Rp5 Miliar Digelontorkan, Hingga kini Jembatan Besi Talang Kelapa Masih Terbengkalai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *