Bupati OKI Wajibkan Tes Urin Mendadak untuk Kades: Pemerintah Harus Bersih dari Narkoba!

Ogan Komering Ilir, Pscom – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengambil langkah tegas untuk memastikan jajaran pemerintah desa bersih dari narkoba. Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, SE., M.Si., menegaskan seluruh kepala desa (kades) di wilayahnya akan menjalani tes urin mendadak dalam waktu dekat.

Kebijakan ini, menurut Muchendi, lahir dari keprihatinan atas maraknya kasus penyalahgunaan narkoba yang bahkan mulai menyentuh kalangan pejabat daerah.

“Kami sudah menyiapkan mekanisme pelaksanaan tes urin ini dan akan bekerja sama dengan aparat penegak hukum. Pemerintah harus bersih dari narkoba. Jangan sampai ada pemimpin di tingkat desa yang justru menjadi contoh buruk bagi warganya,” tegas Muchendi, Minggu (17/8/2025).

Tes Urin Tanpa Bocoran

Muchendi memastikan tes urin dilaksanakan secara mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya. Langkah ini diambil untuk mencegah upaya rekayasa dari pihak tertentu.

“Jadwalnya tidak akan kami bocorkan. Tes akan dilaksanakan secara tiba-tiba agar tidak ada yang bisa menghindar. Kalau diumumkan dari awal, justru bisa disalahgunakan oleh oknum yang ingin menutupi kebiasaannya,” ujarnya.

Menurutnya, desa adalah ujung tombak pembangunan. Karena itu, kepala desa harus tampil sebagai teladan, baik dalam kepemimpinan maupun dalam perilaku sehari-hari.

Dukungan dari DPRD OKI

Rencana Bupati OKI mendapat dukungan penuh dari legislatif. Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD OKI, H. Agustam, SE., M.Si., menyebut kebijakan ini penting untuk menjaga wibawa dan integritas pemerintah desa.

“Sebagai pejabat publik, kepala desa tidak hanya bertugas mengelola pemerintahan dan pembangunan di wilayahnya, tetapi juga menjadi figur yang dilihat dan ditiru masyarakat. Kalau sampai ada kades yang terjerat narkoba, tentu akan mencoreng kepercayaan publik. Maka saya mendukung penuh rencana Bupati ini,” ungkap Agustam.

Baca Juga :  Aspirasi Masyarakat Menggema di Senayan, Anggota DPR RI Dewi Yustisiana Perjuangkan Jargas dan SPBN untuk Nelayan-Petani Kabupaten OKI 

Ia menilai tes urin mendadak juga berfungsi sebagai pencegahan. “Kalau mereka tahu sewaktu-waktu bisa dites, tentu akan berpikir seribu kali sebelum mencoba hal-hal yang bisa merusak karier dan nama baiknya,” imbuhnya.

Belajar dari Kasus Lahat

Langkah tegas ini juga dipicu pengalaman pahit yang menimpa Kabupaten Lahat, di mana belasan kepala desa terancam diberhentikan setelah terbukti positif narkoba.

“Kami tidak ingin kejadian di Lahat terulang di OKI. Tes urin ini sekaligus menjadi benteng pencegahan agar para kades tetap bersih, sehat, dan fokus menjalankan amanah rakyat,” tegas Muchendi.

Harapan untuk Pemerintahan Desa

Melalui kebijakan ini, Pemkab OKI berharap tercipta pemerintahan desa yang lebih akuntabel, berintegritas, dan dipercaya masyarakat.

“Kami ingin memastikan, pemerintahan desa benar-benar dipimpin oleh orang-orang yang sehat jasmani dan rohani. Jika ada yang terbukti melanggar, tentu akan ada sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku,” tutup Muchendi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *