Ramai-ramai warga Kaltim Ke Bank Tarik Uang, Takut Rekening di Blokir

Kaltim, Palembangsekilan.com  – Suasana mencekam menyelimuti sejumlah kantor bank di Sangatta, Kutai Timur (Kutim), sejak awal pekan ini. Kepanikan massal melanda warga setelah beredar informasi menggemparkan: rekening bank yang tidak memiliki transaksi keluar selama enam bulan akan langsung dibekukan!

Pemandangan antrean panjang dan wajah-wajah cemas terlihat di berbagai bank, salah satunya BNI Cabang Teluk Lingga. Nasabah berdatangan silih berganti, menanyakan nasib rekening mereka yang selama ini hanya digunakan untuk menerima gaji atau transfer keluarga.

Nini, salah satu pegawai bank, membenarkan kabar yang membuat warga kalang kabut itu.
“Meski ada transaksi masuk, seperti gaji atau transfer dari orang lain, kalau tidak ada aktivitas keluar, maka sistem akan mendeteksi rekening tersebut sebagai tidak aktif. Dan benar, sekarang sudah diberlakukan,” jelas Nini, Kamis (31/7/2025).

Kebijakan ini disebut sebagai langkah pengamanan sistem keuangan, agar rekening tidur tidak dijadikan celah oleh pelaku kejahatan keuangan. Terlebih, langkah ini muncul tak lama setelah publik dikejutkan dengan pemblokiran 846 rekening oleh PPATK yang diduga terkait transaksi mencurigakan.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, menegaskan bahwa penonaktifan rekening dilakukan demi menjaga keamanan sistem keuangan nasional.
“Kami ingin menjaga integritas sistem keuangan nasional. Dana nasabah tetap 100% aman, selama proses klarifikasi dan keberatan dipenuhi,” tegasnya.

Namun, kabar ini tetap saja membuat masyarakat resah. Yudi, salah satu warga Sangatta, mengaku sangat kaget.
“Saya kira selama uang saya masih masuk tiap bulan, seperti gaji, aman-aman saja. Ternyata harus ada transaksi keluar juga,” keluhnya.

Bank menegaskan bahwa pembekuan hanya bersifat sementara. Rekening bisa diaktifkan kembali setelah proses verifikasi identitas di kantor cabang. Namun proses itu tak bisa instan dan bisa menghambat akses dana saat kondisi darurat.

Baca Juga :  Dukung Kegiatan "Polantas Menyapa", Jasa Raharja Bekali Komunitas Ojol dengan Edukasi Keselamatan dan PPGD

Pihak bank pun mengimbau warga untuk tidak panik secara massal. Solusinya sederhana: lakukan transaksi keluar secara rutin, sekecil apa pun, agar rekening tetap aktif dan aman dari pembekuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *