PALEMBANG, PSCOM – Laga uji coba antara Sriwijaya FC melawan Tri Brata Rafflesia FC di Venue Base Ball, Jakabaring Sport City, Palembang, Kamis (28/8/2025) sore, berakhir ricuh meski pertandingan dimenangkan tim tuan rumah dengan skor 4-1.
Sejak menit awal, tensi permainan kedua tim cukup tinggi. Sriwijaya FC yang tampil agresif berupaya menguasai jalannya pertandingan, sementara Tri Brata mencoba meladeni dengan pressing ketat. Beberapa kali gesekan antar pemain tidak bisa dihindarkan, terlebih sejumlah keputusan wasit dianggap lebih menguntungkan Sriwijaya FC.
Situasi semakin panas ketika insiden terjadi di babak kedua. Saat kemelut di depan gawang Sriwijaya FC, kiper Acil berusaha menghalau bola udara. Dalam upaya itu, Acil berbenturan keras dengan striker Tri Brata hingga penyerang asal Bengkulu tersebut terjatuh dan tergeletak di lapangan.
Pemain Tri Brata spontan mengangkat tangan meminta wasit menghentikan laga untuk memberi perawatan. Namun wasit tetap melanjutkan permainan. Keputusan tersebut membuat para pemain Tri Brata protes keras, karena situasi justru dimanfaatkan Sriwijaya FC untuk melakukan serangan balik cepat yang berujung gol tambahan.
Ketegangan pun memuncak. Adu mulut antar pemain tidak terhindarkan hingga beberapa ofisial dari kedua tim masuk ke lapangan untuk melerai. Pertandingan sempat terhenti beberapa menit sebelum akhirnya dilanjutkan kembali.
Meski berakhir dengan kemenangan meyakinkan Sriwijaya FC 4-1, suasana panas ini menjadi sorotan. Banyak pihak menilai laga uji coba seharusnya berjalan lebih menjunjung sportivitas, bukan justru diwarnai keributan.
Kejadian ini juga diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi perangkat pertandingan maupun tim agar insiden serupa tidak terulang pada laga-laga berikutnya.







