BANYUASIN, PALEMBANGSEKILAN.COM – Situasi penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan, mendadak gempar dan memicu amarah publik! Di tengah ancaman kobaran api yang membakar lahan dan kepulan asap pekat yang membatasi jarak pandang, aksi heroik petugas pemadam kebakaran di lapangan justru diwarnai fakta miris yang bikin elus dada. Minggu (4/10/2026).
Sebuah video viral yang beredar luas di media sosial memperlihatkan momen mencekam saat petugas berjibaku memadamkan si jago merah di kawasan Desa Sungai Pinang, Kabupaten Banyuasin. Namun, bukan hanya api yang harus mereka lawan mereka juga harus bertaruh nyawa menghadapi peralatan pemadam yang dinilai tak layak pakai dan rusak parah!
Selang Bocor di Mana-Mana, Air Menyembur Kesana-Kemari!
Dalam rekaman video tersebut, terlihat jelas selang yang digunakan petugas mengalami kebocoran di berbagai titik. Bukannya fokus menyemprotkan air penuh ke titik api utama, tekanan air justru terbuang sia-sia akibat lubang kebocoran pada selang.
Kondisi fasilitas yang “ala kadarnya” ini tak hanya memperlambat proses pemadaman dan pendinginan lahan, tetapi juga mengancam keselamatan para petugas garis depan yang berada di tengah kepungan asap tebal!
Warganet Murka: “Mana Keseriusan Pemerintah?!”
Unggahan tersebut langsung diserbu ribuan reaksi dan komentar pedas dari warganet. Banyak masyarakat yang mempertanyakan kesiapan serta keseriusan pemerintah daerah dan pihak terkait dalam menanggulangi bencana tahunan ini.
“Masalah api dari kabupaten maupun provinsi ngomongke selang pendek terus banyak bocor… padahal MPA tiap hari madamke api… peralatan kurang memadai!” cetus salah seorang warga di kolom komentar.
“Bupati kalean ada nggak? Macam tak nampak pun!” sindir akun lainnya dengan nada geram.
“Kalu memang bener diseriusken mslah penanganan karhutla ini pasti dgn cepet selesainyo… Tolong lah ini masalah serius yg musiman tiap tahun!” tambah warga lainnya.
Desakan Evaluasi Total & Bantuan Alat Baru
Penggiat Media dari Desa Sungai Pinang, Noto mengatakan berharap ada tindakan serius dari Kejadian ini
“Kepada Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin, agar kiranya dapat memberikan Alat Pemadam yang layak. Betapa tidak setiap hari terjadi kebakaran di Desa Sungai Pinang. MPA bersama Polri dan TNI selalu menjadi Garda terdepan menangani serta mengorbankan nyawanya. Maka dari itu Bupati Askolani dan Wabup Netta Kerahkan Powermu”. Tukasya
Tragedi selang bocor ini menjadi tamparan keras bagi manajemen penanganan bencana daerah. Publik menuntut agar pemerintah segera turun tangan melakukan inspeksi mendadak (sidak), memperbarui fasilitas yang rusak, dan menyediakan peralatan yang benar-benar layak bagi para pahlawan pemadam kebakaran sebelum kebakaran meluas dan menelan korban jiwa maupun kerugian lingkungan yang lebih besar!








