Karhutla Ada di 5 Kabupaten, BPBD Sumsel Terjunkan 2 Helikopter Water Bombing 

Palembang, Palembangsekilan.com – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) kian mengkhawatirkan. Patroli udara terbaru mengungkap lonjakan titik api di berbagai penjuru daerah, memicu kepanikan dan kekhawatiran meluasnya dampak di musim kemarau yang ekstrem ini.

Kepala Pelaksana BPBD Sumsel, M. Iqbal Ali Syahbana melalui Kabid Penanganan Darurat, Sudirman, menyebutkan, helikopter patroli mendeteksi karhutla di lima kabupaten. Beberapa titik bahkan menunjukkan kepulan asap tebal, indikasi kuat bahwa api mulai menyebar agresif.

“Tim patroli udara melaporkan karhutla masih berlangsung di Muara Enim, tepatnya di Sungai Rotan, yang sudah terbakar selama delapan hari. Titik api baru juga ditemukan di Ogan Komering Ilir (OKI), seperti di Tanjung Makmur, Pulu Beruang, dan Rambai, serta di Ogan Ilir, tepatnya Pemulutan Barat,” ujar Sudirman, Sabtu (2/8/2025).

Selain itu, helikopter PK-RTX/AS365-N2 mengonfirmasi adanya kepulan asap tipis di Bayung Lencir, Musi Banyuasin, serta asap pekat yang menyesakkan di Pangkalan Lampam, OKI. Bahkan di Banyuasin, titik api membara di wilayah perkebunan Tanjung Lago.

“Lima kabupaten yang dilaporkan mengalami karhutla adalah Muara Enim, OKI, Ogan Ilir, Musi Banyuasin, dan Banyuasin. Semua temuan telah kami koordinasikan dengan satgas darat untuk ditindaklanjuti,” tegasnya.

Menghadapi situasi ini, dua helikopter water bombing langsung dikerahkan ke Sungai Rotan, Muara Enim, dan satu helikopter lainnya dikirim ke Pedamaran Timur, OKI. Total sebelas kali penyiraman dilakukan untuk menaklukkan kobaran api yang melahap lahan kering.

“Khusus di Pedamaran Timur, pemadaman dari udara dilakukan sejak Jumat sore, namun api belum sepenuhnya padam karena kondisi lahan yang kering dan sulit dijangkau,” lanjut Sudirman.

Dengan intensitas api yang terus meningkat dan akses yang sulit dijangkau, kekhawatiran publik akan krisis kabut asap kembali mencuat. Masyarakat pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mendukung upaya pencegahan serta penanggulangan yang sedang dilakukan oleh petugas gabungan.**

Baca Juga :  Bupati Banyuasin Askolani Resmi Dilantik sebagai Pengurus APKASI 2025–2030, Siap Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *